HIGHLIGHT

Hitam Dan Putih Cheung Chau Bun Festival 2012

29 April 2012 17:01:17 Dibaca :
Hitam Dan Putih Cheung Chau Bun Festival 2012
Cheung Chau Waterfront diambil dari atas feri (dok. Dwi)

Saya pernah menulis tentang Cheung Chau dan seluk beluknya di Cheung Chau Pulau Kecil Yang Memukau dan ada juga yang meliput tentang Cheung Chau Festival yaitu Fera Nuraini, tapi kali ini saya ingin menyajikan sesuatu yang agak berbeda tentang Cheung Chau. Ketika saya di Cheung Chau di tengah-tengah hiruk pikuknya persiapan seremoni Piu Sik atau Floating Children Parade, saya malah asyik mencari obyek yang bisa saya abadikan. Saya hampir tidak memperhatikan jalannya persiapan bahkan upacaranya sendiri karena terlalu asyik bermain dengan kamera saku saya. Bahkan beberapa kali kami saling terpisah dan bingung mencari keberadaan satu sama lain karena banyaknya pengunjung yang berjubel memenuhi halaman depan Pak Tai Temple.

13357157041074599233
Seorang gadis memasuki areal kuil memikul 2 keranjang bunga (dok. Dwi)
Suara ratusan manusia diselingi bau asap dupa yang memenuhi atmosfir di sekitar kuil, ditambah gerah dan lembabnya udara tak mengurangi antusiasme penyelenggara upacara ataupun penonton yang dengan tertib menunggu dimulainya acara yang menandai hampir berakhirnya perhelatan yang berlangsung sepekan tersebut. Detail acaranya dapat dibaca di postingan Fera Nuraini. Postingan saya ini sekaligus menambah koleksi Weekly Photography Challenge yang sedang diadakan oleh Grup Kampret (Kompasianer Hobi Jepret). Foto-foto yang saya unggah sebagai berikut mungkin banyak bocornya karena keterbatasan ruang bergerak dan terlalu dekat dengan subyek foto. Mudah-mudahan mereka tetap bisa bercerita. Semua foto asalnya full color, lalu saya konversi menjadi hitam putih dengan menggunakan software GIMP.
1335715921602652691
Seorang reporter TV lokal sedang melaporkan langsung dari tempat upacara (dok. Dwi)

*********

13357160631790253180
Kameraman standby di lokasi tempat masuknya peserta upacara (dok. Dwi)

********

13357162191513270029
Bapak tua dengan kamera analognya (dok. Dwi)

*******

1335716342432811672
Seorang Polisi menertibkan barisan pengunjung (dok. Dwi)

********

1335716479229920834
Seorang ayah memanggul anak gadisnya di tengah ramainya pejalan kaki (dok. Dwi)

*******

13357165911616812820
Memanggul lampion yang bertuliskan rombongan daerah asal mereka, Chiu Chow (dok. Dwi)

********

1335716791972971019
Jepret! (dok. Dwi)

*******

1335716963240320912
Senyum ceria seorang gadis cilik bermain gelembung sabun di tengah berlangsungnya upacara Piu Sik (dok. Dwi)

********

13357171242035345633
Rombongan musik tradisional Chiu Chow (dok. Dwi)

********

1335717259835327415
Gadis Chiu Chow (dok. Dwi)

********

13357173532091639555
Ketika yang lain fokus pada upacara dan arak-arakan, mereka asyik bermain monopoli (dok. Dwi)

*********

1335717484406652387
Setelah upacara usai, kucing pun jadi obyek foto (dok. Dwi)

********

1335717586776970175
Tetap sumringah walau lelah (dok. Dwi)

********

1335717686391116032
Rombongan polisi beralih tempat tugas (dok. Dwi)

********

13357177791692269944
Mendung bergulung setelah acara usai (dok. Dwi)

********

13357178701946515217
Beranjak pulang di tengah gerimis walau antrian feri panjangnya lebih dari 1 km (dok. Dwi)

Dwi Purwanti

/miss_curious

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Iseng is my state of art
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?