Perkembangan Fisik dan Motorik Anak Tiga Tahun Pertama

01 Desember 2016 01:01:44 Diperbarui: 01 Desember 2016 01:32:17 Dibaca : Komentar : Nilai :

Pada perkembangan ini biasanya bayi mulai sudah bisa mengetahui semuanya dan tahu apa yang mereka rasakan. Perkembangan fisik seorang bayi akan memliki beberapa aspek :

  • Sistem syaraf, sistem ini dapat mempengaruhi kecerdasaan dan emosi seorang anak.
  • Otot-otot, juga dapat mempengaruhi kekuatan dan kemampuan motorik seorang anak.
  • Kelenjar endokrin, yang bisa menyebabkan seorang bayi munculnya tingkah laku baru bagi anak.
  • Struktur fisik, akan mempengaruhi tinggi badan, berat badan seorang bayi yang awlnya biasanya kemuian bisa naik terus dalam usia agak mennegah kadang juga bisa turun.
  • Perkembangan intelegensi, seorang bayi sudah dapat menyesuaikan masalah dan situasi tertentu, pada tahap ini biasanya seorang bayi sudah berumur sekitar 3 tahunan dan sudah mulai mengenal hal-hal baru isekitarnya.

Sedangkan tahap-tahap motorik bisa berkembang seperti :

  • Cara memegang, sedangkn anak-anak dalam memegang suatu benda berbeda dengan cra orang dewasa memegang, biasanya bayi memgang benda hanya Cuma pengen memegang-memegang saja tanpa adanya yang difungsikan.
  • Cara berjalan, seorang ank jika berjalan teraa sangat berat karena semua anggota tubuh seperti digunakn semuanya ini sangat berbeda dengan orang dewasa yang selalu ringan dalam berjalan.
  • Cara menendang, seorang anak dalam menendang bola semuanya sperti ikut semua entah tangannya ikut maju kedepan ataupun tidak bisa dengan seimbang karena ini motorik anak ikut berkoordinasi semua dan mulai aktif dalam kordinsinya.

Dalam perkembangan ini sebaiknya orang tua lebih memperhatikan anak-anaknya dalam perkembangannya dan kalau bisa memberi makanan yang bergizi agar anak-anak mereka dapat berkembang dan tumbuh cepat dengan sehat dan tanpa ada halangan lainnya. Harus diushakan memberi mereka susu setiap hari dan srring diberi makan buah tapi tidak setiap hari begitu.

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL humaniora
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article