Wisata

Wisata Curug Panghurangan di Purwakarta

17 Juli 2017   11:42 Diperbarui: 17 Juli 2017   11:58 22 1 1
Wisata Curug Panghurangan di Purwakarta
(Dokumentasi Pribadi)

Jawa Barat memiliki kekayaan dan Keindahan alam yang banyak dan indah termasuk diantaranya Kabupaten Purwakarta khususnya sebagai daerah tempat saya tinggal. Purwakarta memiliki banyak tempat wisata yang sering dikunjungi wisatawan. Dan ternyata pula masih banyak lokasi wisata di Purwakarta yang belum banyak disinggahi oleh para pengunjung wisata, salah satunya Curug Panghurangan.

Banyak yang belum tahu dan mengenal Curug Panghurangan karena baru segelintir orang yang pernah wisata ke curug tersebut. Say sendiri baru tahu beberapa waktu sebelumnya dan ketika teman piknik saya mengajak saya kesana, tanpa pikir panjang saya ikut ajakannya.

Berbekal informasi yang saya terima dari teman yang pernah mengunjunginya, tanggal 02 Juli 2017 kemarin, saya beserta 4 orang teman saya mengunjungi Curug Panghurangan. Curug Panghurangan terletak lebih kurang 17 km dari Pusat Kota Purwakarta tepatnya di Desa Ciririp Kecamatan Sukasari. Lokasi curugnya sekitar 2 km dari Curug Tilu.

Karena tidak banyak yang tahu tentang Curug Panghurangan, masyarakat pun agak kaget juga dengan tujuan kami yang ingin ke curug itu karena pikrinya kami akan ke Curug Tilu. Namun kemudian ada salah satu warga yang bersedia memandu kami menuju curug tersebut. Sebuah keberuntungan untuk kami.

Untuk menuju ke lokasi curug tersebut, kita melewati jalan menuju curug tilu. Setelah itu kita melanjutkan perjalanan ke atas curug tilu melewati hutan bambu yang masih asri kemudian melanjutkan melewati persawahan dengan pemandangan Gunung Bunder. Jalan setapak menuju Curug Panghurangan relatif tidak terlalu sulit kecuali di saat musim hujan karena masih jalan tanah berbatu dan licin ketika musim hujan. Kita juga akan melewati beberapa sungai kecil yang airnya masih jernih dan airnya masih bisa diminum. Walaupun jarang ada yang berkunjung, warga disana sudah memasang pegangan bambu ketika melewati jembatan kecil sehingga kita aman melewatinya.

Curug Panghurangan airnya berasal dari gunung halimun. Air kolamnya tidak terlalu dalam jadi aman ketika bermain di kolam airnya. Hanya kolamnya tidak terlalu luas jadi kita tidak bisa leluasa berenang. Karena lokasinya belum banyak pengunjung, bermain di curug itu menjadi terasa syahdu, tenang dan bebas. Suasana curug yang masih asri dan bersih karena tidak ada sampah berserakan membuat kita nyaman berlama-lama di curug itu.

Di sekitar Curug Panghurangan menurut pemandu kami masih ada 3 curug hanya belum ada warga yang membuat jalan untuk menuju ke curug tersebut. Namun ketika dalam perjalanan menuju Curug Panghurangan kita akan melewati satu curug yang lebih tinggi namun tidak terlalu besar airnya yaitu Curug Ciangsana yang letaknya ditengah perjalanan antara Curug Tilu menuju Curug Panghurangan. Dari kedua curug tersebut, jika ingin  berenang lebih aman di Curug Panghurangan tapi kalau ingin merasakan guyuran air terjun lebih asyik di Curug Ciangsana.

Ternyata mengunjungi ke lokasi wisata yang belum banyak orang tahu jauh lebih asyik dan seru. Karena lokasinya masih baru, hendaknya kita membawa makanan sendiri pula kesana. Jangan lupa juga membawa kantong keresek buat menyimpan sampahnya agar tidak membuang sampah sembarang di lokasi wisata tersebut karena kalau bukan kita yang menjaga alam ini, siapa lagi??

(Mira Habibah, Backpacker Purwakarta)