Indonesia Butuh Cahaya

18 Juni 2017 23:25:55 Diperbarui: 19 Juni 2017 01:55:24 Dibaca : 18 Komentar : 0 Nilai : 0 Durasi Baca :

Mari bernegoisasi dengan rasi bintang bintang.  Gugus galaxy yang bermatahari.  Cahaya berlimpah ruah di sana.  Negeri kita sedang butuh energi.

Jangan sampai berjalan ke arah buntu.  Generasi cahaya belum lahir.  Bisa bisa kita tertangkap sedang menguliti bulan.

Jangan juga terjebak di lubang hitam.  Tidak ada apa apa di sana selain permainan waktu.  Kita sedang berpacu dengan waktu.  Bukan mengelabuhinya, seolah waktulah yang sedang meniru.

Indonesia butuh cahaya.  Dari pemimpin dan raja raja bijaksana.  Gelap sudah lama memudar.  Jangan biarkan lagi dia berkirim kabar.


Jakarta, 19 Juni 2017

Mim Yudiarto

/mim

TERVERIFIKASI

Buku buku puisi yang telah diterbitkan; Berburu Rindu; Menangkap Rindu; Mencintai Rindu; Mencintai Cinta;// Buku novel tetralogi kisah air dan api yang telah terbit; Lahirnya Air dan Api;// Aku hanyalah petugas kata kata...dititipi Tuhan sebuah pena.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana