author, writer, editor, journalist, screenwriter, ghostwriter, bookaholic, communication specialist
Kompasianer sejak
26 December 2009
© Melvi Yendra Harry memulai hari Senin itu dengan perasaan kesal. Bujangan 30 tahun itu sengaja bangun subuh-subuh agar tidak terlambat sampai di tempat kerjanya yang ...
12 June 2011 23:19© Melvi Yendra Secara mendadak, Amak memintaku pulang. Hari itu juga. Secepatnya. “Pulanglah,” pinta Amak kedua kalinya di telepon. Kali ini penuh tekanan. “Ada apa, Mak?” tanyaku gusar. ...
11 June 2011 11:24Malu sebenarnya. Saya punya akun kompas.com sudah lama. Saking lamanya, sampai lupa passwordnya. Untung kompas.com baik banget dengan ngasih saya password yang susah banget dihapal ...
26 December 2009 18:00Joni Tak Pulang Cerpen Melvi Yendra Mayat itu masih baru. Tampak putih di antara apungan sampah yang hitam dan kotor. Teronggok secara mencolok di kali tepat di ...
26 December 2009 17:03Sex Dot Com
http://new-media.kompasiana.com/2010/03/22/sex-dot-com/
Tradisi Setoran Polri
http://polhukam.kompasiana.com/2010/03/22/tradisi-setoran-polri/
Indonesia Disetrum Malaysia
http://ekonomi.kompasiana.com/2010/03/18/indonesia-disetrum-malaysia/
Siang mas Melvi, mohon reviewnya
http://sosbud.kompasiana.com/2009/12/30/ketika-bumi-semakin-terkikis-dan-anda-hanya-bisa-bermimpi/
Surat cinta untuk saudaraku
http://filsafat.kompasiana.com/2009/12/29/surat-cinta-marcus-aurelius/
ooo ternyata penerjemah tohhhh hehehe.. barusan saya googling. tapi saya pernah baca bukunya kok, cuma lupa buku apaaaa yaaa hehehe