HIGHLIGHT

Begini Cara Asyik Menikmati Pesona Tanjung Kodok

29 April 2013 21:16:36 Dibaca :
Begini Cara Asyik Menikmati Pesona Tanjung Kodok
-

Kota Lamongan di Jawa Timur merupakan kota kecil yang namanya tiba-tiba mencuat ke permukaan ketika di tahun sembilan puluhan di kawasan Tanjung Kodok ditemukan objek destinasi yang cukup menawan, Gua Maharani namanya. Gua Maharani tepat berada di depan objek destinasi Wisata Bahari Lamongan. Banyak ahli perguaan mengatakan bahwa potensi stalaktit dan stalakmit gua ini tidak kalah menariknya dengan gua-gua lain di luar negeri.

1367242851333208593
Menyusuri pantai Lamongan saat air pasang sungguh menjadi tantangan pengalaman menarik. Bebatuan karang licin juga. Sementara hempasan ombak laut sempat menggoyahkan posisi berdiri saya
Perjalanan wisata kali ini saya lakukan seorang diri alias solo travelling, karena buah hati semata wayang kami sedang mempersiapkan diri untuk ulangan tengah semester. Sehingga hari libur digunakannya untuk persiapan ujian pada keesokan harinya. Saya berangkat dari rumah menuju kawasan Manyar-Gresik. Butuh jarak tempuh kira-kira 35 kilometer dari Kota Driyorejo dimana kami tinggal untuk bisa sampai ke Kecamatan Manyar-Gresik. Setelah itu saya menyusuri rute pantai utara Gresik hingga pada akhirnya sampai di Kawasan Tanjung Kodok.

1367243245597905896
Hotel merebut pesona Tanjung Kodok
Kurang lebih satu jam perjalanan waktu yang saya perlukan untuk berkendara hingga sampai ke Tanjung Kodok. Tujuan saya bukan ke Gua Maharani, Hotel Tanjung Kodok apalagi objek destinasi Wisata Bahari Lamongan (WBL). Saya mencoba bertualang dengan cara yang murah meriah. Awalnya saya kesulitan untuk bisa melihat pesona bebatuan yang mirip katak atau kodok itu. Sebab pantai Tanjung Kodok yang sebelum era sembilan puluhan itu bisa dengan bebasnya  dinikmati oleh setiap pengunjung yang singgah di kawasan itu. Kini tertutup oleh hotel, resor, tambak dan juga objek Wisata Bahari Lamongan.

1367243515118156400
Di tepi pantai Lamongan ini juga berdiri tambak udang. Saya menyisir Tanjung Kodok melewati tambak ini
Berkat petunjuk seorang ibu pemilik warung makan yang berada di depan Hotel Tanjung Kodok, saya mulai berjalan menyusuri pantai Tanjung Kodok dengan terlebih dulu meminta ijin kepada akong pemilik tambak udang yang ada di pinggiran Laut Lamongan itu. Sebab lewat tambaknyalah saya bisa menikmati pesona Tanjung Kodok tersebut. Para pekerja tambak juga sedikit keheranan tatkala saya mintai ijin untuk ke pantai, sebab air sedang pasang. Tetapi dengan sedikit nekad akhirnya perjalanan menyusuri pantai saya lakukan. Doa saya panjatkan dalam hati semoga Allah selalu melindungi saya dalam petualangan kecil itu.

13672438641367408473
Sisi lain Tanjung Kodok
Pesona Tanjung Kodok di Lamongan, Jawa Timur memang menarik untuk wisatawan. Kini sudah banyak hotel dan resor yang dibangun di sekitar Tanjung Kodok. Meski sudah tak sebebas dulu, tetap saja banyak wisatawan yang datang ke sini saat akhir pekan. Menyusuri pantai di Lamongan khususnya objek wisata bahari, Tanjung Kodok jadi tempat yang mengasyikkan. Upaya pemerintah daerah Lamongan untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui optimalisasi pantai utara di kota itu patut diacungi jempol.

13672441221887757427
Orang ini menemani anaknya bermain di tepi pantai. Objek saya ambil di sisi lain pantai lamongan, agak jauh dari Tanjung Kodok
Sebelum dibangunnya hotel, tambak, dan resor di daerah itu, wisatawan bisa leluasa menikmati pesona Tanjung Kodok. Namun, destinasi ini sekarang lebih menarik bila dinikmati menggunakan perahu. Setelah puas menikmati pesona Tanjung Kodok sayapun bergegas kembali ke tambak. Khawatir air laut semakin pasang sehingga semakin menyulitkan perjalanan saya untuk kembali. Tak ingin beresiko saya perhatikan betul nasehat orang-orang di tambak. Bila hari semakin siang air laut semakin pasang.

13672445981214520656
Penjual es kelapa muda di tepi laut Lamongan tidak mau kalah dengan kafe atau restoran yang berada di kawasan Tanjung Kodok

Mawan Sidarta

/mawan.sidarta

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Saya suka travelling, alam dan lingkungan. Sudah menikah punya satu anak. Sekarang usaha kecil-kecilan di rumah. Viva Kompasiana. Salam travelling
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?