Kelebihan dan Kekurangan High Heel dan Flat Shoes

11 November 2011 08:18:30 Dibaca :

Ternyata, menurut pakar kesehatan, pemakaian high heel dan flat shoes yang berlebihan memiliki resiko yang buruk bagi kesehatan. Mike O'Neil, seorang konsultan bedah pediatric menyatakan bahwa pemakaian flat shoes maupun high heels dalam waktu lebih dari 6 bulan terus menerus mempunyai resiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan.



Kekurangan Flat Shoes
Kelihatannya sepatu datar tidak akan menimbulkan kendala apapun, rata-rata pemakai menyatakan nyaman memakai sepatu jenis ini, tetapi ternyata menurut ahli tidaklah demikian. Flat Shoes dapat membuat sakit pada kaki, bengkak pada jempol kaki, peradangan pada kaki, maupun nyeri di tulang punggung belakang dan radang sendi (arthritis).

Kekurangan High Heels
Alyssa B Dufour dari Institute for Aging Research of Hebrew Senior Life atas dasar hasil penelitiannya selama 6 tahun (2002-2008) menyatakan bahwa pemakain high heels pada wanita dapat menyebabkan terjadinya nyeri di bagian belakang kaki.

Namun bukan berarti kedua jenis alas kaki favorit para kaum Hawa tersebut tidak memiliki kelebihan. Untuk high heels misalnya, para pemakainya akan terlihat memiliki kaki yang jenjang, seksi dan anggun. Menghilangkan tonjolan-tonjolan urat lutut serta memperbaiki otot panggul. Selain itu, menurut peneliti asal Italia, pemakaian high heels mampu meningkatkan gairah seks pada wanita sehingga lebih “menarik” ketika di atas ranjang dibandingkan wanita pemakai flat shoes. Sementara kelebihan pemakai flat shoes adalah mengurangi resiko kaki terkilir dan gangguan kesehatan pada tulang belakang.


Agar pemakai dapat memperoleh manfaat dari high heels maupun flat shoes, berikut beberapa tips untuk kaum wanita agar tetap tampil jelita namun tidak melupakan kesehatan:



1. Hindari pemakaian model sepatu yang sama dalam kurun waktu yang lama. Selang-seling dalam memakai jenis high heels dan flat shoes akan mengurangi beban kaki.


2. Menjaga berat badan ideal. Tujuannya, agar mengurangi beban berat bagi telapak kaki.


3. Pilih alas kaki yang memiliki tinggi tumit 2,5 cm (1 inci) untuk aktivitas sehari-hari.


4. Hindari menggunakan alas kaki ketika di rumah.


5. Lakukan relaksasi, seperti merendam kaki dengan air hangat atau pijat pada kaki setelah beraktivitas yang panjang seharian.

Mardiana (No Last Name)

/mardianakappara

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Lahir di Lambur, 8 Juli 1980. Mengelola blog sendiri di http://ceritagopek.blogspot.com/ saat ini menetap di Jambi.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?