HIGHLIGHT

Bangkok...oh.. Bangkok

21 Oktober 2010 07:09:00 Dibaca :

 

Hampir 4 tahun aku tinggal di kota ini, tapi tak satupun tulisan kubuat mengenai kota ini. Padahal kota ini cukup indah, eksotis, dan banyak hal yang menarik. Tak hanya Bangkok, kota-kota lain di Thailand juga memiliki keindahan dan cirri khas masing-masing. Sama seperti negara kita yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa, masyarakat Thailand pun cukup beragam. Penduduk Thailand di daerah Narathiwat dan Songkhla berbau melayu, karena berdekatan dengan Malaysia. Mereka yang tinggal di Bangkok memiliki ciri khas sendiri, lebih berbau Thailand. Sedangkan yang tinggal di dataran tinggi Chiang Rai dan Chiang Mai berbeda budaya,  beberapa wanita dalam suku mereka memiliki ciri khas berleher panjang, mirip suku Dayak.  

                                                          ********************************

Untuk teman-teman yang berniat jalan-jalan ke Bangkok, berikut ini beberapa hal menarik yang aku coba bagi disini.

Tempat belanja menarik:

  1. Mah Boon Krong (baca: Mabungkrong) atau kerap disingkat MBK. Terletak di daerah perbelanjaan Siam Square. Kalau berniat naik Bangkok Sky Train (BTS), cukup berhenti di Siam Square, kemudian cari arah menuju MBK. Tempat belanja ini maha luas, tingginya 6 lantai. Disini bisa didapat barang-barang khas Thailand seperti taplak, sarung bantal, kaos, gantungan kunci, lilin aromaterapi, dan berbagai macam pernak pernik khas yang cocok dijadikan oleh-oleh. Di lantai 2 dijual berbagai perhiasan emas maupun perak serta batu onix yang merupakan batu khas Thailand. Sedangkan barang-barang antik khas Thailand bisa dicari di lantai 6.
  2. Siam Square. Letaknya berdekatan dengan MBK. Disini ada beberapa pilihan tempat belanja. Di sepanjang jalanan Siam Square ada banyak toko yang menjual berbagai produk fashion yang menarik. Baju-baju, tas, sepatu dan bermacam pernak-pernik yang cantik dan  khas anak muda.  Ada pula mal yang cukup baru dan besar yaitu Siam Paragon, di mal ini terdapat Siam Ocean World. Berbagai barang bermerek dijual disini. Di seberang Siam Paragon, ada pula pertokoan Siam Center. Ini juga tempat belanja yang cukup menarik, tapi susah untuk menawar (hehe..biasalah ibu-ibu, hobi nawar kalau belanja. Belanja tanpa nawar, rasanya kurang ‘nendang’..serasa sayur tanpa garam..hehe).
  3. Central World Plaza. Dulunya bernama World Trade Center (ikut-ikutan WTC yang di Amrik, aku rasa J ). Tapi setelah peristiwa 9/11, namanya diubah. Di tempat ini, setiap tahun baru selalu diadakan pesta kembang api yang sangat meriah bahkan Perdana Menteri Thailand (waktu itu) Thaksin Sinawatra turut menyaksikan pesta rakyat ini. Kebetulan apartemenku saat itu berhadapan dengan CWP, jadi bisa menyaksikan peristiwa spektakular ini dengan santainya di balkon apartemen. Di sekitar CWP ada berbagai pertokoan atau mal yang cukup menarik, antara lain Big C (tempat belanja mingguan yang cukup murah, mirip Carrefour), Platinum Fashion Mall (tahu dong isinya apa?;) ), Erawan Bangkok (dulu ada resto Indonesia namanya “Gurame”, entah sekarang masih ada atau tidak), Gaysorn Plaza (mal elit), Narai Phand (pusat barang kerajinan), Pratunam Market (letaknya di depan Platium Fashion Mall) tempat jualan baju dan berbagai aksesoris (hati-hati, banyak copet disini, karena pasarnya berdesak-desakan L ), dan Panthip Plaza (pusat penjualan berbagai produk elektronik dan IT).
  4. Sukhumvit Road. Merupakan salah satu jalan terpanjang di dunia. Di sepanjang jalanan Sukhumvit terdapat berbagai toko, restoran, hotel-hotel, dan kafe. Bila ingin mengunjungi salah satu mal elit di Sukhumvit, Emporium Mall, kalau naik BTS, turunlah di stasiun Phrom Phong. Pokoknya jalan-jalan di Sukhumvit gak akan pernah bosan, banyak yang bisa dilihat disini.
  5. Chatuchak Weekend Market. Nah, inilah dia pasar favoritku J. Berbagai macam barang ada disini, dari barang-barang antik, ukiran, kaos, gantungan kunci, tanaman hias, perhiasan, aksesoris, hingga ular! Ya, semua ada disini, tapi tertata rapi menurut jenisnya. Maksudnya penjual ikan hias tidak jadi satu dengan pedagang kaos. Semuanya tertata rapi, namun namanya juga pasar, jadi ya, rada desak-desakan dan panas. Pokoknya bakal kalap deh, kaum ibu kalau kesini. Sehari penuh tak bakalan cukup untuk mengelilingi pasar ini, saking luasnya. Usahakan pakai baju dan sepatu senyaman mungkin kalau akan berkunjung ke pasar ini. Jangan lupa bawa air minum agar tidak dehidrasi (gak lucu khan, kalau keasyikan belanja terus lupa minum J ). Kalau bisa rada pagilah berangkat ke tempat ini, sekitar jam 9.30. Asyiknya di pasar ini, bisa nawar! J
  6. Silom Road. Daerah ini juga merupakan daerah perbelanjaan yang lumayan ramai. Ada Silom Complex dan Patpong Night Bazaar (pasti sudah banyak yang kenal dengan kepopuleran Patpong sebagai ‘red light district’ khan ;) )
  7. Khaosan Road. Kawasan ini juga menarik untuk dijelajahi. Kebanyakan yang berkunjung kesini anak muda dan para backpackers.
  8. Bo-be Market. Letaknya tak jauh dari Khaosan Road. Disini Anda bisa membeli baju sepuasnya, karena disini isinya baju semua.
  9. Chinatown. Daerah pecinan disini terletak di Yaowarat Road. Disinilah bermukim masyarakat Thailand keturunan China (Shino-Thai). Mereka kebanyakan membuka toko emas, makanan dan masakan khas China, serta ramuan obat-obatan China.
  10. Damnoen Saduak Floating Market. Letaknya sekitar 110 km dari Kota Bangkok. Banyak bis dari Bangkok yang melayani rute ke Damnoen Saduak. Tinggal dibaca arah rute bis yang biasanya tertempel di badan bis. Tempat ini sangat menarik. Banyak penjual bunga, buah, makanan dan masakan khas Thailand yang menjual dagangannya dari atas perahu-perahu kayu.

 

Tempat wisata yang layak dikunjungi.

  1. Grand Palace. Dulunya adalah istana raja-raja Thailand. Namun raja Thailand saat ini, King Bumibhol Adulyadej, lebih memilih tinggal di istana musim panasnya di Hua Hin (di luar kota Bangkok).
  2. Reclining Budha. Terkadang disebut ‘Sleeping Budha’.
  3. Arun Wat. Disini banyak wat atau temple, karena mayoritas penduduknya beragama Budha.
  4. Dream World, semacam Dufan-nya Thailand.

 

Atraksi lain yang menarik:

  1. Kabaret di Asia Hotel
  2. Menyusuri sungai Chao Praya sambil makan malam

Kalau soal makanan disini gudangnya buah-buahan yahud, antara lain Durian Monthong. Belum lagi mangga mudanya yang kriuk-kriuk tapi manis, apalagi dimakan dengan sambal terasi buatan mereka…hmm. Somtam (salad papaya) juga pilihan segar asal tidak dicampuri kepiting kecil (yang amis, menurut saya), Pad Thai (mi goreng ala Thai), Tom Yum Goong (Tomyum udang), Tom Yum Pla (tomyum ikan), Tom Kha Khai (sayur ayam bersantan), dan juga kari sapi yang dimakan dengan mi putih…wuih rasanya mak nyus. Berbagai macam pilihan bakso juga ada disana. Bagi yang pantang makan babi, tinggal katakan “ Me au muu” (tidak mau babi), pasti mereka paham, karena banyak pedagang kaki lima yang  kurang mahir berbahasa Inggris.

 

Wah, kayanya kok udah kepanjangan ya. Aku sudahi dulu tulisan ini, maaf kalau banyak kekurangan. Kalau ada yang mau menambahkan, silakan, dengan senang hati J.

 

**Tulisan ini aku dedidoreskan, maksudku aku dedikasikan untuk Bapake Thole, Om Hazmi Srondol, yang rencananya mau piknik ke Bangkok

Tyas Tyas

/mama_abby

TERVERIFIKASI (HIJAU)

ya...gitu deh pokoknya... ;)
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?