Mengarang itu Gampang (Karya Arswendo Atmowiloto). Apakah Demikian?

21 Juli 2013 10:09:27 Diperbarui: 24 Juni 2015 10:15:30 Dibaca : Komentar : Nilai :
Mengarang itu Gampang (Karya Arswendo Atmowiloto). Apakah Demikian?
1374379738575243997

Mengarang Itu Gampang, Arswendo Atmowiloto/PT. Gramedia Pustaka Utama

Memulai dengan kesalahan akan lebih baik dari pada salah karena tak pernah memulai, atau ungkapan kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Kedua ungkapan di atas sejalan dengan prinsip bahwa setiap orang bisa menulis dan mengarang asalkan mau berusaha sembari mencari referensi dan bacaan yang bermutu untuk menambah khasanah pengetahuan dalam bidang menulis.

Banyak orang yang awalnya gagap menulis, entah karena faktor kebetulan pelakunya kurang memahami teknik menulis atau karena latar belakang pendidikannya yang tidak sejalan dengan konsep yang akan ditulisnya. Sehingga ada rasa ragu antara memulai atau berhenti di pintu sebelum pernah berusaha melihat di dalamnya.

Kesalahan menulis “seperti yang sering saya alami” atau kekeliruan dalam mengetik karena kurang hati-hati dalam menekan keyboard atau kurang mau menelaah dan mengoreksi kembali hasil tulisan kita sering kali menjadi cambuk yang membuat orang yang membaca tulisan tersebut memberikan stempel “tidak ceto” dalam membuat tulisan. Pada akhirnya tidak jarang penulis pemula “seperti saya” jatuh tersungkur, down, bahkan patah semangat dan tidak mau menulis lagi lantaran rasa khawatir mengalami kesalahan yang sama serta banyak kritikan dan mungkin juga hinaan, cercaan, sindiran yang akan mungkin diterima.

Mengarang seperti halnya yang tertulis dalam buku “Mengarang Itu Gampang” Karya Arswendo Atmowiloto tidak lah sulit asalkan mau belajar dan melengkapi informasi yang penting entah dari buku-buku maupun media sosial lainnya yang tentu saja akan melengkapi berbendaharaan isi tulisan yang akan kita sajikan.

Namun demikian bukan saya sok tahu, akan tetapi ini adalah pengalaman yang menyenangkan apabila kita berusaha tahu ketika tidak tahu dari pada kita tidak mau tahu padahal kita tahu.

Akhirnya, sedikit mengutip kalimat di halaman belakang dari buku tersebut “mengarang bisa dilakukan anak-anak, remaja, orang tua bahkan pensiunan. Seperti naik sepeda atau berenang, sekali menguasai bisa seterusnya. Tak akan lupa, atau menjadi tidak bisa. Yang diperlukan hanyalah mengenal unsur-unsur dalam mengarang: ide atau ilham, cara menyusun, menggambarkan tokoh. Selebihnya latihan. Rasanya asalkan bukan buta huruf total, semua orang bisa mengarang.” (Arswendo Atmowiloto; Mengarang Itu Gampang, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta)

Oleh karena itu, baik saya sendiri maupun semua yang ingin menulis tidak salahnya menuangkan gagasan, ide dan pengetahuan yang kita punya. Kesalahan dan kekeliruan yang berujung kritikan, cercaan dan hinaan akan berbanding lurus dengan kemampuan kita dalam menulis asalkan mau mendengarkan dan mengkaji apa yang menjadi kesalahan kita.

Akhir kata, jika kita menulis dan mengarang ingin memberikan informasi yang bermanfaat maka apa yang menjadi tulisan kita akan menjadi karya yang mulia.

M. Ali Amiruddin

/maliamiruddin

TERVERIFIKASI

Orang desa yang nguli di sekolah bagi anak-anak berkebutuhan khusus, dan gurunya juga membutuhkan perhatian khusus. Dulu pernah sekolah di MTS Ma'arif 3 Taman Cari Purbolinggo Lam-Tim, MA Ma'arif 8 Taman Cari Purbolinggo Lam-Tim, Pernah ikut belajar di STAIN Jurai Siwo Metro Lampung dengan predikat "Tidak Cumlaude" Alias biasa-biasa saja. www.puisianaksd.wordpress.com www.maliamiruddin57.blogspot.co.id @fb: M Ali Amiruddin @twitter : M. Ali Amiruddin @Linkedin : M. Ali Amiruddin
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL buku media
Featured Article