Mohon tunggu...
Leya Cattleya
Leya Cattleya Mohon Tunggu... Asisten Pribadi - PEJALAN

PEJALAN

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Halloween, McDonald, dan Etika Iklan

1 November 2019   20:59 Diperbarui: 2 November 2019   11:32 519
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sundae Bloody Sundae (Sumber : the Guardian)

Perayaan Halloween
Halloween sedang ramai dirayakan di banyak tempat di dunia. Pesta dengan dandanan dan riasan yang berkonotasi tokoh seram menjadi bagian dari perayaan ini.

Sejarah Halloween dikenal luas. Bangsa Celtic, sebagai bangsa pertama yang mencetuskan perayaan ini percaya bahwa setiap tanggal 31 Oktober, pembatas antara dunia orang mati dan orang hidup terbuka. 

Roh jahat akan berkeliaran dan menggangu mereka. Roh-roh jahat mengancam warga.

Agar terhindar dari ancaman tersebut, bangsa Ciltex memakai kostum kostum seram agar roh jahat mengira orang itu kawan mereka.  

Ini berkembang jadi perayaan dan budaya serta jadi tujuan komersial. 

Ini juga menjadi agenda McDonald atau McD. Di Portugal, McD mempunyai slogan "Sundae Bloddy Sundae", produk Es Krim Puding. Sundae memang Es Krim khas McD yang popular sebagai makanan penutup. Dan 'Sundae Boody Sundae" adalah plesetan dari Sunday Bloody Sunday, lagu dari U2. Sementara iklannya adalah seperti di bawah ini.

Namun, McD akhirnya meminta maaf telah menggunakan slogan pada Hallowwen itu. 

Keputusan ini dilakukan dengan ucapan dan permintaan maaf karena mereka katakan dilakukan tanpa niat untuk mengkonotasikan dengan 'Bloody Sunday', yaitu peristiwa penembakan para-militer Inggris kepada demonstran hak sipil di area Bogside di Irlandia Utarapada januari 1972. Pada peristiwa itu 13 orang meninggal, dan diikuti oleh orang ke14 yang terluka di hari kelam itu.

Bagi Inggris, peristiwa Bloddy Sunday juga ada pada tahun 1920. Peritiwa itu terjadi di Dublin pada 21 November 1920, ketika kelompok Black and Tan memulai tembakan ke suatu penonton yang menyaksikan pertandingan sepak bola Gaelic di Croke Park. Ini juga menelan korban meninggal sejumlah 14 orang.

Dengan adanya hal di atas, pihak McD serius meminta maaf karena sejarah itu dan tidak hendak menyingggung pihak manapun. Namun, beberapa pihak telah sempat memberi tanggapan kurang positif atas adanya peristiwa ini.

McDonald Langganan Melanggar Etika
McD sebetulnya bukan kali ini dianggap melanggar etika. Mungkin kita ingat peristiwa gelas McD?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun