HIGHLIGHT

Bagaimana Caranya Mendapat Bensin Octane 92 dengan Rp: 7892.-/Liter?

27 Mei 2012 05:25:26 Dibaca :

Anak saya suka main mobil, dia memberitahu saya, bahwa sebetulnya bisa "mendapatkan" bensin 92 (Pertamax) dengan harga murah, yaitu Rp: 7892.-/liter, ia bahkan menunjukan data tersebut di WIKI.

http://en.wikipedia.org/wiki/Octane_rating


Most fuel filling stations have two storage tanks (even those offering 3 or 4 octane levels): those motorists who purchase intermediate grade fuels are given a mixture of higher and lower octane fuels. "Premium" grade is fuel of higher octane, and the minimum grade sold is fuel of lower octane. Purchasing 91 octane fuel (where offered) simply means that more fuel of higher octane is blended with commensurately less fuel of lower octane, than when purchasing a lower grade. The detergents and other additives in the fuel are often, but not always, identical.



Jadi di negara keponakan Sam, banyak SPBU hanya menyediakan 2 tank saja, walaupun mereka menjual bensin dari 90 octane sampai 95. Bila kita ingin membeli bensin yang Octane 92, mereka bisa mencampurkan bensin yang Octane tinggi dengan Octane rendah, sehingga keluarnya octane 92.

di Indonesia, premium (Octane 88) se liter dihargai Rp: 4,500.- dan Pertamax plus (Octane 95) Rp: 10,500.-
Bila kita membeli 13 Liter Pertamax Plus ditambah dengan 10 liter premium, maka campuran bensin tersebut menjadi 92 Octane, dengan total harga Rp : 181,500.- (13 liter Pertamax plus = 136,500.- ditambah 10 liter premium Rp: 45,000.-), sehingga per liternya menjadi Rp: 7,892.-, dan Octanenya adalah 91.95 Anda menghemat 21% perneluaran BBM anda.

Saya mohon Pertamina dapat menjelaskan informasi WIKI ini kepada publik, apakah benar dan masuk akal.

karena macetnya kendaraan di DKI, terus terang, penggunaan BBM sangat boros, untuk mencegah pemborosan BBM, silahkan membaca ini.

Semoga informasi yang saya tulis bermanfaat bagi pembaca kompasiana.

Leo Kusima

/leokusima

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Tidak lulus SMA karena sekolah disegel rejim suharto. berkecimpung di bidang transportasi (sistim transportasi) Jembatan/Jalan Layang khusus untuk motor dan sepeda
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?