Puisi

Puisi | Angin Malam Menghapus Kenangan

17 Juli 2017   20:42 Diperbarui: 17 Juli 2017   20:50 65 3 1

Dalam terjangan angin malam

Diterpah cahaya bulan yang temaram

Aku duduk sendirian

Diam.dan membisu tertutup awan kelabu


Segelas kopi pahit temani malamku

Berbalut kain sarung dan kopiah

Menyendiri di antara bale-bale bambu

Terkunci mulut seiring hati yang luka


Mataku menatap cakrawala malam

Sedikit bintang di halangi awan

Angin pun tak mampu mengusir awan kelabu

Hanya dedaunan yang meliuk dan berserakan di taman


Angin malam keringkan badan

Sekering rindu yang kurasa

Angin malam menghapus kenangan

Kenangan indah saat bersamanya


Terbangkan memori daun pisang

Hilangkan kenangan sepayung berdua

Sesatkan sepanjang jalan kenangan

Angin malam menghapus kenangan


Warnacitracafe, 17 Juli 2017