Mohon tunggu...
Inovasi

Apa Kemoterapi Sungguh Malaikat?

25 September 2017   20:38 Diperbarui: 25 September 2017   20:46 1179
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Media. Sumber ilustrasi: PIXABAY/Free-photos

Pada kesempatan kali ini, saya akan menjawab tentang, "Apakah kemoterapi lebih membawa dampak positif atau negatif?" Tapi sebelum kita sampai pada pembahasan tersebut, terlebih dulu kita akan membahas tentang kanker.

Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal), menyerang jaringan biologis di dekatnya, dan bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik (metastasis).

Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi beberapa tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut onkologi.

Kanker dapat menyebabkan banyak gejala yang berbeda, bergantung pada lokasi dan karakter keganasan, serta ada tidaknya metastasis. Diagnosis biasanya membutuhkan pemeriksaan mikroskopik jaringan yang diperoleh dengan biopsi. Setelah didiagnosis, kanker biasanya dirawat dengan operasi, kemoterapi, atau radiasi.

Kebanyakan kanker menyebabkan kematian. Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Kebanyakan kanker dapat dirawat dan banyak disembuhkan, terutama bila perawatan dimulai sejak awal. Banyak bentuk kanker berhubungan dengan faktor lingkungan yang sebenarnya bisa dihindari. Merokok dapat menyebabkan banyak kanker daripada faktor lingkungan lainnya. Tumor (bahasa Latin; pembengkakan) menunjuk massa jaringan yang tidak normal, tetapi dapat berupa "ganas" (bersifat kanker) atau "jinak" (tidak bersifat kanker). Hanya tumor ganas yang mampu menyerang jaringan lainnya ataupun bermetastasis. Kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening maupun pembuluh darah ke organ lain.

Kanker sebenarnya tidak disebabkan oleh hanya satu atau dua faktor. Misalnya saja seperti pada kanker kulit, berperan sinar-sinar ultraviolet. Pada kanker paru-paru, berperan asap dari tembakau. Pada umumnya, sebenarnya dibutuhkan pengaruk dan faktor tambahan untuk sebuah kanker menjadi penyakit yang ganas. Seperti misalnya pada kanker kulit, tanpa sinar matahari kanker kulit secara relatif jarang terjadi. Jadi pada kanker, biasanya terjadi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor penyebab.

Untuk mengatasi kanker, kemoterapi dapat dilakukan. Tujuan kemoterapi adalah membasmi seluruh sel-sel kanker sampai ke akar-akarnya, sampai ke lokasi yang tidak terjangkau pisau bedah dan sedikitnya dapat mengontrol sel-sel kanker agar tidak menyebar lebih luas. Tapi, kemoterapi seringkali dilakukan untuk 2 alasan utama, yaitu mengendalikan atau melenyapkan tumor dan untuk meringankan gejala kanker seperti rasa sakit. Jenis kemoterapi ini disebut kemoterapi paliatif. Tujuan lain dilakukannya kemoterapi adalah untuk mencegah kemunculan kembali sel-sel kanker setelah pembedahan atau terapi radiasi untuk mengontrol tumor. Jenis kemoterapi ini disebut kemoterapi adjuvant. Cara kerja kemoterapi adalah dengan membidik dan melenyapkan sel kanker yang berkembang dengan sangat cepat di dalam tubuh. Pengobatan kanker tergantung pada jenis atau tipe kanker yang diderita dan dari mana asal kanker tersebut. Umur, kondisi kesehatan umum pasien serta sistem pengobatan juga mempengaruhi proses pengobatan kanker. Pada kasus kanker, pengobatan utama adalah melalui pembedahan atau operasi, kemoterapi atau dengan cara pemberian obat-obatan, eRadioterapi atau penggunaan sinar radiasi.

Pada kenyataannya, biasanya akan digunakan lebih dari satu macam cara pengobatan. Misalnya, pembedahan yang diikuti oleh kemoterapi atau radioterapi, bahkan terkadang pengobatan harus dilakukan dengan menggunakan 3 kombinasi tersebut.

Pada dasarnya tujuan utama dari pembedahan adalah mengangkat kanker secara keseluruhan karena kanker hanya dapat sembuh apabila belum menjalar ke tempat lain.

Sedangkan kemoterapi dan radiasi bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker atau menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker yang masih tertinggal.

Kemoterapi adalah proses pengobatan dengan menggunakan obat-obatan yang bertujuan untuk membunuh atau memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker. Obat-obatan kemoterapi biasanya diberikan melalui infus atau secara oral. Frekuensi dan durasi dari kemoterapi bergantung pada jenis kanker, stadium, masalah-masalah kesehatan lainnya, jenis obat kemoterapi yang diresepkan, dan metode pengobatan lain yang digunakan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun