Mohon tunggu...
Kompas.com
Kompas.com Mohon Tunggu... Administrasi - Kompas.com

Kompas.com merupakan situs berita Indonesia terlengkap menyajikan berita politik, ekonomi, tekno, otomotif dan bola secara berimbang, akurat dan terpercaya.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Enam Titik Pertempuran Terberat Melawan ISIS

17 Juli 2017   09:00 Diperbarui: 17 Juli 2017   09:20 606
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Meski baku tembak masih terus berlangsung di kota Mosul, sebagian prajurit Irak sudah mulai merayakan kemenangannya atas ISIS.

Meski baku tembak masih terus berlangsung di kota Mosul, sebagian prajurit Irak sudah mulai merayakan kemenangannya atas ISIS.KOMPAS.com - PERTEMPURAN di Mosul, Irak utara, sudah berakhir. Namun, perang melawan kelompok teror Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) masih jauh dari selesai.

Kelompok teroris itu telah kehilangan 60 persen wilayah yang pernah mereka kendalikan pada puncak perluasan wilayah mereka, demikian laporan The Washington Post, Minggu (16/7/2017).

Sebagian besar wilayah yang berhasil direbut dari ISIS itu adalah gurun tak berpenduduk.

Namun, kota-kota penting di kedua negara, dan hampir seluruh provinsi di Suriah, tetap dikuasai ISIS.

Dalam beberapa kasus, belum jelas kekuatan mana yang akan melakukan pertempuran di kota-kota itu. Tantangan yang dihadapi koalisi asing juga tidaklah ringan.

Baca: Pasukan Irak Kuasai Rute Pelarian ISIS di Mosul

Inilah enam kota yang menjadi titik pertempuran terberat melawan ISIS, baik di Irak maupun di Suriah.

Seperti apa profil dan kondisi kota atau daerah itu, ikuti laporan The Washington Post ini.

IRAK

Tal Afar: Kota menengah ini terletak sekitar 30 mil (1 mil = 1,6 km) atau 48 km di sebelah barat Mosul dan diharapkan menjadi sasaran berikutnya serangan militer di Irak.

Tal Afar terkenal sebagai salah satu benteng pertahanan paling kuat bagi ISIS, dengan sejarah pemberontakan yang panjang dan cenderung menimbulkan perlawanan yang gigih pula.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun