Ngesti Setyo Moerni
Ngesti Setyo Moerni Ibu Rumah Tangga, TP PKK KTS, Konsentrasi di Lingkungan(Mentor Mengolah Sampah Skala Rumah Tangga, penghijauan, tanaman obat dan lain-lain) dan lain-lain

Berusaha mengurangi yang berakibat rusaknya Lingkungan, dimulai dari diri ku sendiri dan Keluarga

Selanjutnya

Tutup

pilihan headline

Apa Itu Tomyam Kelapa?

17 Maret 2017   00:14 Diperbarui: 17 Maret 2017   17:06 339 15 11
Apa Itu Tomyam Kelapa?
Tomyam Kelapa (Dokumentasi Pribadi)

Tomyam bisa dikonsumsi sebagai kudapan, umpan tekak, bisa juga dijadikan sebagai main course dengan nasi putih atau lontong. Seperti makan bakso dan makanan yang berkuah lainnya.

Tomyam, aslinya makanan yang berasal dari Thailand ini konon merupakan semacam sayur asemnya Thailand dan berisikan protein hewani, umumnya ada udang, kerang, irisan cumi, irisan ikan kerapu. Terserah, sesuai selera. Tetapi bagi penyuka Tomyam yang tak suka seafood bisa diganti dengan ayam maupun daging sapi. Rasa asamnya dari perasan jeruk nipis sedep dan sehat.

Kalau sayur asem asal Indonesia berisikan sayur dan biji buah, seperti, daun melinjo dari daun bunga serta buah bijinya, jagung, kacang tanah bisa dengan kulitnya bisa kupasan, buah labu siam, kacang panjang, kalau betawi sunda terkadang ada potongan oncom dimasukkan daging tetelan sedikit. Rasa asamnya dari tanaman asam, bisa asam muda, bisa asam matang.

Tomyam kelapa (Dokumentasi Pribadi)
Tomyam kelapa (Dokumentasi Pribadi)
Kenapa bisa disamakan atau disebut sayur asem? karena rasanya memang riuh ramai, seperti sayur asem di pulau Jawa, ada rasa kecut, pedas, manis dan gurih. Segala rasa ada di sana, apalagi menyantabnya dalam keadaan panas-panas, langsung ya, keringat meleleh-leleh.

Lantaran karena ada rasa pedas dalam keadaan panas secara otomatis makannya kepingin buru-buru, saking nikmatnya sehingga tak terasa keringat dan cairan dari hidung pun menyertai. Jujur! Benar demikian kan? Jika kita menikmati sesuatu yang ternikmat, sensasinya tu ada di situ.

Kalau masalah pedas, jangan khawatir tidak semuanya pedas bisa diatur sesuai selera penikmat, tetapi jika penggila rasa pedas setan, wah, ini cocok sekali.

Kembali pada tomyam kelapa. Tomyam kelapa ini unik, penyajiannya ditempatkan di dalam kelapa muda, sedangkan sensasi makannya dari dalam batok kelapa yang bersabut, bukan di mangkuk seperti wajarnya, di dalamnya masih terisi daging kelapa muda yang masih kinyis-kinyis lunak.

Nikmat sekali rasanya jika tomyam ini dimakan dengan kelapa muda, benar-benar nyamleng tenan.

Yang unik, tomyam kelapa di House Of Tomyam ini rasanya khas, karena faktor kegurihan mendominasi suasana rasa, dengan catatan gurih bukan karena bumbu penyedap kimia, kesertaan air kelapa muda sebagai pengganti air untuk kuah tomyam itu sendiri, tentu dapat dibayangkan lezatnya.

Cara memasak Tomyam. (Dokumentasi Pribadi)
Cara memasak Tomyam. (Dokumentasi Pribadi)
Tomyam kelapa di sini tidak ada campur tangan penambahan bumbu penyedap kimia pada proses memasaknya. Untuk tingkat kebersihan dapat dipercaya, sebab penulis menyaksikan langsung di tempat proses masaknya.

Yang menjadi lebih sedap lagi di tomyam ini adalah perpaduan batang serai, daun jeruk purut dan daun wonsui atau daun ketumbar, apalagi jika serainya jangan hanya digeprek, sebaiknya ambil dalamnya yang muda lalu dirajang, sehingga pada waktu menikmati tomyam tersebut batang serai lunak tadi ikut terkunyah, wow nikmat dan tentunya terkandung manfaat obat untuk kesehatan.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Kwetiau Kung Pau
Selain Tomyam, masih ada lagi masakan jagoan dari Rumah Tomyam ini antara lain kwetiau Kung Pau. Kwetiaunya sendiri digoreng dengan sedikit tepung serta dan telor, rasa krispi, lalu disiram dengan sayur mirip capcay tapi beda. Untuk rasanya sendiri. Enak banget, rasa gurih tetapi krispi, krenyes-krenyes.

Menurut yang empunya Rumah Tomyam, rumah makan semacam ini di jakarta baru ada dua tempat khusus berciri tomyam kelapa.

Awalnya untuk memulainya pun cukup rumit kata Bahaudin pemilik Rumah Tomyang, anak muda yang pernah bekerja di ekspedisi ini, tertantang untuk membuka rumah makan yang memiliki ciri khas, terinspirasi ketika tinggal dan bekerja di Malaysia, rupanya di sana masakan Tomyang laku keras.

Bahaudin pemilik Rumah Tomyam kelapa (Dokumentasi Pribadi)
Bahaudin pemilik Rumah Tomyam kelapa (Dokumentasi Pribadi)
Usaha yang ditekuni hampir berjalan dua tahun ini masih memerlukan perjuangan panjang, masih harus mempelajari pangsa pasar untuk sajian makanan ini, sementara mendapatkan resepnya juga harus belajar selama dua minggu berbayar.
Rumah Tomyam. (Dokumentasi Pribadi)
Rumah Tomyam. (Dokumentasi Pribadi)

Di Rumah makan tomyang ini Bahaudin tidak sendiri bersama para pengusaha kuliner kelas menengah mereka bergabung menyajikan ciri masakan masing-masing, jadi suasana terlihat gayeng.

Area di dalam cukup luas, bisa digunakan untuk pertemuan arisan misalnya, meeting kantor, ulang tahun maupun kumpul komunitas atau kompul paguyuban. Cobain deh.

Selamat mencicipi ya.

-Ngesti Setyo Moerni