PILIHAN

Terima Kasih, Komunitas!

19 Mei 2017 15:38:44 Diperbarui: 19 Mei 2017 16:01:31 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :
Terima Kasih, Komunitas!
Foto: Babeh Helmi

Hampir setengah tahun sudah, saya ditugaskan menjadi salah satu tim supporting yang ditugaskan Kompasiana untuk membantu segala hal yang dibutuhkan oleh komunitas Kompasiana. Dan, hampir setengah tahun pula rasanya saya juga bingung sudah melakukan apa untuk Komunitas Kompasiana. Jika ada orang yang dengan sukarela menggantikan posisi saya saat ini, dengan sukahati saya juga akan memberikannya. Bukan karena ingin lepas dari tanggung jawab, atau saya tidak suka dengan komunitas, karena pada kenyataannya saya senang dengan berkomunitas, mulai dari yang hura-hura semata sampai yang niat untuk melakukan aksi sosial.

Tapi, karena saya termasuk orang yang sulit untuk mengelola emosi jika sudah berkomunikasi dengan orang lain. Jika ada siapapun orang yang offensive kepada saya, memang saya akan jadikan introspeksi yang berguna bagi saya sendiri. Tapi, sekaligus saya tidak akan segan-segan melakukan offensive balik, jika rasanya saya sudah melakukan hal yang benar untuk orang tersebut. Ini bisa juga jadi pengakuan dosa saya, kepada seluruh pengelola dan anggota komunitas yang ada di Kompasiana, karena rasanya sudah beberapa anggota komunitas yang mungkin juga sakit hati karena saya lebih suka ngebacotin balik karena terlalu banyak nyinyir, keluhan yang tidak jelas arahnya. Atas nama pribadi saya mohon maaf, tapi saya akan tetap bacot balik lagi. Seandainya saya orangnya gampang untuk cerita melalui media sosial, mungkin status facebook saya akan berisi ratusan curhat terkait lika-liku komunikasi sama komunitas, tapi saya lebih baik untuk menyimpan di perasaan saja daripada mengumbar aib orang.

Mungkin juga, beberapa anggota komunitas yang ada di Kompasiana tidak menganggap saya, karena tidak memberikan kontribusi apa-apa terhadap komunitas. Saya juga akan menerima dan mengakuinya, karena memang saya tidak melakukan apa-apa untuk komunitas. Karena secara prinsip yang saya pahami, komunitas yang benar dan baik perkembangannya, adalah komunitas yang mampu menopang diri sendirinya tanpa bantuan dari pihak luar, atau sekalipun Kompasiana sebagai "rumah" yang mempertemukan Komunitas tersebut itu sendiri. Komunitas akan berjalan dengan baik apabila ada kemauan yang besar dari seluruh anggotanya, adanya perasaan memiliki masing-masing anggota untuk sama-sama membesarkan dan aktif bersama komunitas.

Saya bisa bilang, jangan pernah berharap sama Kompasiana. Kita tidak akan memberikan kontribusi apa-apa untuk komunitas, apalagi selama saya masih ditugaskan untuk memberikan supporting kepada seluruh komunitas yang ada di Kompasiana. Karena secara prinsip dan harapan, saya akan tetap berharap komunitas dapat aktif, dapat mengelola seluruh kegiatannya tanpa harus didampingi oleh Kompasiana itu sendiri. Selain juga karena saya termasuk orang yang malas. Kita hanya akan memberikan supporting apabila komunitas tersebut mampu aktif dengan mandiri, tapi itu pun kalau kalian masih membutuhkan supporting dari kami. Lagipula kalau sudah aktif sendiri, buat apa membutuhkan support lagi dari Kompasiana ya kan?

Kita mau dicap enggak mau mengurusi komunitas, ya juga kita terima-terima saja dan bodo amat. Tapi, ketika kalian mau aktif dan membutuhkan support, tim dengan senang hati pula akan membantu dengan ketulusan hati pula. Istilahnya kita sama-sama enak obrolannya dari pertama.

Tapi, melalui artikel ini saya ingin mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh komunitas, yang masih mau bergerak, yang masih mau beraktivitas dengan komunitasnya masing-masing, karena rasa salut saya kepada siapapun yang masih bertahan untuk beraktivitas dengan komunitas, karena kami pula tidak mampu memberikan kontribusi apa-apa selain ucapan terima kasih. Yep, project Thank You.

Terima kasih, karena telah ikut meramaikan acara Indonesia Community Day 2017, yang pertama kalinya kita berani untuk menyelenggarakan jauh dari Jakarta, sekali lagi terima kasih. Sebenarnya saya sendiri pun paham, acara ini mungkin bukan acara paling ideal yang diinginkan dari teman-teman komunitas yang ada di Kompasiana. Acara ini bukan ajang temu terbaik untuk seluruh komunitas K. Buktinya, tidak semua anggota komunitas mau bergerak ke panggung utama, racikan menu di acara ini saya yakin bukan racikan yang pas buat anggota komunitas K, saya paham betul hal tersebut. Untuk hal ini, saya mohon maaf. Karena ada faktor XYZ yang pada akhirnya saya rasanya pula tidak mampu memberikan "kepuasan" bagi teman-teman komunitas semua. Berikutnya, harapan saya adalah masing-masing perwakilan dari komunitas yang menjadi konseptor pertemuan komunitas selanjutnya.

Tanpa Kompasianer di luar area Yogyakarta, seperti Medan, Palembang, Jabodetabek, Malang, Makassar dan lain-lain yang mau hadir ke ICD 2017 mungkin acara ini akan sama gagalnya seperti acara-acara lainnya. Sekaligus yang perlu menjadi catatan, tanpa kontribusi dari teman-teman Kompasianer Jogja, acara ini mungkin bisa menjadi acara yang paling gagal yang pernah dibuat Kompasiana, hahaha. Tapi berkat bantuan dari teman-teman K-Jog sebagai tuan rumah, acara ini bisa lebih memiliki gaung, dan euforia yang lebih terasa kepada teman-teman komunitas yang ikut berpartisipasi. Terima kasih K-Jog yang rela untuk menjadi relawan yang sesungguhnya, ---haha lebay.

Di menjelang tengah tahun ini, menjadi evaluasi untuk diri saya sendiri. Acara ICD 2017 ini juga mungkin menjadi salah satu indikator tentunya. Seandainya hingga akhir tahun saya dan tim tidak mampu juga mendorong keaktifan dan antusiasme komunitas yang ada di Kompasiana, berarti saya sendiri sudah bisa dikategorikan gagal untuk membangun kultur komunitas yang baik di Kompasiana. Tapi saya terlalu takut untuk melakukan harakiri, karena masih normal dan cicilan masih banyak saya akan pilih untuk mengundurkan diri dan ICD 2017 mungkin menjadi acara komunitas terakhir yang saya ikuti di Kompasiana. Mohon maaf karena rasanya kami terlalu sibuk untuk memuaskan orang luar, dibandingkan memuaskan teman-teman Kompasianer yang sudah memberikan kontribusi besar untuk kami. 

Tapi, sekali lagi terima kasih untuk Komunitas. Mudah-mudahan dari artikel singkat ini, ucapan terima kasih ini mampu masuk ke dalam hati rekan-rekan semua.

~Adios.

----


Kevinalegion

/kevinalegion

TERVERIFIKASI

Get along between Touring, Cycling, Football dan Food. instagram.com/kevinalegion
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana