HEADLINE HIGHLIGHT

Kuota Haji Indonesia Dikurangi "Waiting List" Semakin Panjang

13 Juni 2013 18:45:06 Dibaca :
Kuota Haji Indonesia Dikurangi "Waiting List" Semakin Panjang
-

Ketika saya memposting tulisan “Visa Umroh Hanya Berlaku 14 Hari” saya berpikir yang akan dikurangi oleh pemerintah Arab Saudi hanyalah kuota umroh. Seperti yang saya laporkan dalam tulisan “Visa Umroh Hanya Berlaku 14 Hari” perluasan tempat tawaf (mataf) telah mendekati area Ka’bah, sehingga ada bagian-bagian tertentu yang mengalami penyempitan. Selain itu proyek perluasan tempat tawaf juga harus membongkar beberapa bagian dari Masjidil Haram sehingga tempat tawaf dilantai 2 dan 3 juga harus ditutup karena ada beberapa bagian yang tidak terhuhubung dan ditutupi oleh papan triplek. Penutupan tempat tawaf dilantai 2 dan 3 tersebut mengakibatkan tawaf hanya bisa dilakukan di pelataran Ka’bah yang juga sudah mengalami penyempitan.

13711233641174455162
Alat-alat berat proyek perluasan mataf/Dok. Ken Hirai

Membludaknya jumlah jamaah tidak sebanding dengan tempat tawaf yang tersedia. Apalagi, beberapa jamaah yang menggunakan kursi roda yang biasanya melakukan tawaf dilantai 2 dan 3 harus melakukan tawaf bersama dipelataran Ka’bah. Kondisi yang sempit dan padatnya jamaah tentu menyebabkan kegiatan tawaf menjadi tidak nyaman. Selain tidak nyaman, pelaksanaannya pun menjadi sangat berat dan rawan jatuh korban karena terlalu berdesak-desakan..

1371123475601013148
Kepadatan pelataran Kabah/Dok. Ken Hirai

Untuk mencegah terjadinya banyak korban akibat terlalu berdesak-desakan maka pemerintah Arab Saudi pun mengurangi kuota umroh hingga 50%. Awalnya, saya memprediksi proyek perluasan tempat tawaf akan selesai jelang pelaksanaan ibadah haji. Prediksi saya didasarkan pada proyek yang sama tahun lalu, ketika pemerintah Arab Saudi memperluas tempat sa’i. Saat itu perluasan tempat sa’i bisa selesai sebelum musim haji tiba.

1371123692631563802
Bagian masjidil haram yang dibongkar/dok. Ken Hirai

Rupanya untuk perluasan tempat tawaf ini, pemerintah Arab Saudi memperkirakan tidak akan selesai saat pelaksanaan ibadah haji. Karenanya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terlalu berdesak-desakannya jamaah haji, maka pemerintah Arab Saudi menerapkan kebijakan pengurangan kuota haji kepada hampir semua Negara.

1371123847919963592
Kepadatan tempat tawaf/Dok. Ken Hirai

Indonesia sendiri mengalami pengurangan kuota sebesar 40 ribu jamaah atau setara dengan 20% (Suara Merdeka, 12 Juni 2013). Tentu saja pengurangan ini sangat merugikan pemerintah dan calon jamaah haji Indonesia karena mengakibatkan semakin panjangnya antrian untuk melaksanakan ibadah haji. Meskipun kebijakan pengurangan kuota haji ini diberlakukan pada semua Negara, semoga pemerintah Indonesia bisa merespon secara cepat tentang pengurangan kuota haji ini.

Ken Hirai

/kenhirai

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Bukan writer, bukan trainer juga bukan public speaker, hanya seorang petualang yang sedang mencari jalan pulang....Bismillah
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?