Renungan 1 Muharam

15 November 2012 13:25:05 Dibaca :


Coba hamparkan diri


Dalam kesucian wudhu


Pejamkan mata sejenak


Tinggalkan akal di atas sajadah-Nya


Telanjangi diri dalam kepasrahan total


Lupakan tuhan-tuhan dunia yang telah membelenggu :


Istri,


Suami,


Anak,


Pekerjaan,


Harta,


Bahkan pahala dan syurga dunia


Dan, apa saja yang telah menghijab kita dengan-Nya


Perlahan ..


Rasakan cahya-Nya mengaliri sekujur tubuh


Saksikan kebesaran-Nya dalam penghamba’an total


Biarkan airmata bercucuran


Air mata sesal


Air mata tobat


Genangan air mata itu


Menghapus cinta yang berlebihan terhadap tuhan-tuhan dunia


Air mata itu


Setiap sa’at


Akan mengingatkan kita senantiasa


Untuk selalu kembali


Bersahadat,


Mendirikan shalat,


Menunaikan puasa


Berzakat dan berhaji setiap sa’at


Dalam lembaran utuh kasih-sayang-Nya


Disetiap rahmat putaran waktuNya yang mengaliri diri


Hingga batas usia kita yang telah ditentukan-Nya.


Gunawan Wibisono

/kebersahajaan

TERVERIFIKASI (HIJAU)

puisi adakalanya menggantikan rembulan diwaktu malam dan hadir menemanimu di siang hari tatkala hatimu gundah maka aku adalah puisi.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?