Fakta Kehidupan Penjara #2

26 Februari 2012 02:29:46 Dibaca :



Fakta Keenam, PETUGAS PENJARA PENJAHAT YANG SESUNGGUHNYA



Sering sekali dalam setiap kegiatan Ta'lim baik setiap ba'da Sholat Ashar,Subuh maupun pengajian rutin setiap hari Selasa,(jamaahnya juga ada beberapa Petugas Penjara loh) saya sampaikan.



" Perbedaan kita warga binaan (Tahanan) dengan Petugas penjara dan termasuk para Hakim,Jaksa dan Polisi yang telah menyidik,menuntut,dan menghukum kita adalah Karena KITA TELAH DIVONIS,Sementara mereka belum,

Jadi bukan kita bersalah mereka tidak bersalah,bukan mereka tidak korupsi,bukan mereka tidak nyabu,bukan mereka tidak merampok,bukan mereka tidak berzina,bukan mereka tidak maling!.

Bahkan bisa jadi diantara mereka lebih parah dari kita atau mungkin justru diantara mereka itu adalah penjahat yang sebenarnya".



Para Petugas Penjara pada umumnya menjadikan Para Tahanan sebagai ATM atau bahasa kasarnya jadi sapi perahan,mulai dari sekedar ngopi,makan,pulsa hp sampai kebutuhan keluarga,mereka minta kepada para tahanan,jangan heran bila ada Petugas jaga saat pulang kerumahnya membawa kantong plastik besar berisi,Mei instan,buah Apel Malang,Apel Washington,Duku,Rambutan,Pir,minuman kaleng,Susu,Kopi,Roti dll.

hati-hati jangan salah duga dulu,bisa jadi itu bukan dapat belanja dipasar atau minimarket loh,tapi didapat dari para tahanan dan pengunjung tahanan.



Tentu tak ketinggalan uang jajan untuk anak bininya,hehehe.

Para petugas seperti ini bagaikan benalu bagi para tahanan.

Itu kenapa tahanan seperti Gayus Tambunan dan tahanan kasus korupsi lainnya menjadi istemewa di penjajara,karena hampir seluruh kebutuhan penjara,misalnya perbaikan fasilitas,rehab gedung,air bersih dll disokong dana dari mereka.



Mereka bukan membina dan menghidupi para tahanan tapi justuru numpang hidup dari para tahanan,tentu tidak semua para petugas penjaga seperti ini,bahkan mungkin hitungannya sedikit,tetapi biasanya yang tersinggung duluan dan tak terima bila hal ini diangkat dan disampaikan, justru yang para penjahat itu,. . . . hehehehe nyengir lagi deh.



Fakta Ketujuh,PENJARA SALAH SATU INSTANSI HUKUM YANG MENGANGGAP PUNGLI ITU BIASA.



Bila ada Tulisan besar," WILAYAH BEBAS PUNGLI,DILARANG MEMBERIKAN DALAM BENTUK APAPUN KEPADA PETUGAS JAGA" didepan pintu ruang Penjagaan Penjara,percayalah, jangan percayai itu,itu cuman tulisan doang kok,gak ngaruh.

Tak lebih sekedar peringatan sepertib peringatan pemerintah dibungkus-bungkus rokok,sereeeem deh.



Jangan heran untuk bagi yang pertama kali berkunjung ke Penjara (Rutan/Lapas) bila kenyataanya harus merogoh dompet dan hilang Puluhan Ribu Rupiah untuk dapat masuk dan bertemu sanak saudara di Penjara,harus kudu siap-siap uang puluhan Ribu,Kalau berkunjung,itu lebih baik,dari pada sudah datang jauh-jauh ke Penjara akhirnya gak bisa ketemu sanak saudara,kan kasihan,lagian sapa tahu ketemu petugas yang baik hati,atau pas lagi ada sidak Pak Denny Indrayana,Wamen Kuh HAM,uangnya kan bisa dikasihkan ke saudara yang didalam penjara,karena sapa tau sepulangnya Anda,sanak saudara yang didalam dimintain uang oleh petugas,nah loh! Kan kasihan.



Saran saya jangan pernah datang ke penjara bila tak bawa uang dan oleh-oleh,karena akan membuat susah sanak saudara yang dipenjara,lain hal kalau saudara polisi,tentara,hakim,jaksa dan pengacara,atau datanglah dengan seragam kebesaran orang-orang tadi,walau bajunya dapat pinjam.hehehe.



Itu bagi pengunjung coba bayangkan bagaimana para tahanan yang hari-harinya hidup dalam penjara,silahkan bayangkan saja,monggo!.



bersambung, . . . .



Nafian Faiz

/juragan

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Bersama petambak P3UW Membangun ekonomi kerakyatan tambak ex terbesar di asia Bumi Dipasena Lampung, FB/Twitter : abimumpunie@gmail.com bukan nafianfaiz tobat biyung itu akun palsu.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?