Mohon tunggu...
Zahrotul Mujahidah
Zahrotul Mujahidah Mohon Tunggu... Guru - Jika ada orang yang merasa baik, biarlah aku merasa menjadi manusia yang sebaliknya, agar aku tak terlena dan bisa mawas diri atas keburukanku

Guru SDM Branjang (Juli 2005-April 2022), SDN Karanganom II (Mei 2022-sekarang) Blog: zahrotulmujahidah.blogspot.com, joraazzashifa.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

74 Tahun Indonesia Merdeka, Tetapkah Menjadi Negara Merdeka?

14 Agustus 2019   12:16 Diperbarui: 14 Agustus 2019   12:46 1106
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
pinterest.com/daffada494

17 Agustus 1945 tokoh Dwi Tunggal Indonesia ---Soekarno- Hatta--- memproklamirkan kemerdekaan Indonesia atas nama bangsa Indonesia. Peristiwa itu terjadi pasca peristiwa perang dunia kedua yang menyebabkan Jepang harus hengkang dari bumi pertiwi setelah menduduki Indonesia selama 4,5 tahun.

Perjuangan demi perjuangan, baik dengan kontak fisik maupun diplomasi untuk bisa diakui sebagai sebuah negara yang berdaulat. Tak jarang antar anak bangsa terjadi beberapa perdebatan berkaitan dengan kebangsaan. 

Perbedaan dalam hal dasar negara, kapan proklamasi dilaksanakan, tak menjadikan persatuan tercerai berai. Semua golongan menyadari bahwa persatuanlah yang membuat Indonesia bisa merdeka. Perbedaan dianggap sebagai kekayaan. Tidak diperuncing dalam kondisi perjuangan melawan penjajah.

Kini Indonesia telah masuk usia 74 tahun sebagai negara berdaulat. Beragam peristiwa menguji kokohnya persatuan bangsa. Mulai dari peristiwa politik, keamanan, bencana alam dan sebagainya.

Kita ingat bahwa kemerdekaan yang diraih merupakan jembatan untuk mewujudkan cita- cita nasional, yaitu memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Ternyata untuk mewujudkan cita- cita tersebut tidaklah mudah. Malah kondisi rakyat Indonesia sulit mendapatkan kesejahteraan, budaya literasi anak bangsa masih memprihatinkan, rasa keadilan terasa njomplang. 

Terkait tujuan dari negara Indonesia patutlah saat ini kita mempertanyakan, masihkah Indonesia merdeka untuk mewujudkan cita- cita dan tujuan nasional tersebut?

Pergeseran Makna Merdeka 

Dilihat dari kilasan sejarah bangsa, merdeka adalah sebuah keadaan negara Indonesia yang bisa lepas dari kungkungan penjajahan bangsa Eropa, terutama Belanda. Belanda menguasai Indonesia selama 1,5 abad atau 150 tahun. 

Tak terbayangkan berapa banyak sumber daya alam yang diambil mereka. Tak terbayangkan juga betapa menderitanya rakyat pada waktu itu. Akhirnya para pendahulu kita memperjuangkan kemerdekaan baik dengan cara berperang maupun berdiplomasi lewat Perjanjian- perjanjian dengan Belanda. 

Puncaknya tanggal 17 Agustus 1945 ---setelah di bawah pendudukan Jepang selama 4,5 tahun--- Indonesia merdeka. Tetapi meski merdeka, Indonesia masih terus mempertahankan kemerdekaan. Berbagai peristiwa sebagai usaha mempertahankan kemerdekaan seperti Pertempuran Arek-arek Surabaya, Pertempuran Ambarawa, Bandung Lautan Api dan sebagainya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun