Iman kepada Kitab-kitab Allah swt

03 Oktober 2010 02:15:52 Diperbarui: 26 Juni 2015 12:46:15 Dibaca : Komentar : Nilai :

Iman Kepada Kitab-Kitab Allah



Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kitabyaitu buku : bacaan : wahyu Tuhan yang dibukukan. Sedangkan iman yaitu keyakinan dan kepercayaan kepada Allah, nabi, kitab dst : ketetapan hati; keteguhan batin; keseimbangan batin. Yang dimaksud iman kepada kitab-kitab Allah adalah meyakini dengan sepenuh hatibahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada rasul-rasul-Nyauntuk disampaikan kepada umatnya sebagai pedoman hidup (petunjuk) bagi umat manusia supaya dapat meraih kebahagian di dunia dan di akhirat.


Kita wajib beriman bahwa setiap hukum yang telah disampaikan para rasul kepada umat manusia itu atas perintah yang mereka terima langsung atau dengan perantaraan malaikat. Beriman kepada kitab-kitab Allah SWT berdasarkan firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 285:


Artinya: Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhan-nya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanyaberiman kepada Allah,malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya .” (Q.S. Al Baqarah (2) : 285)


Beriman kepada kitab-kitab Allah SWT hukumnya wajib. Wajib beriman kepada kitab-kitab Allah yangpernah diturunkan kepada para rasul-Nya; maka pengingkaran terhadap salah satu kitab Allah, sama artinya dengan pengingkaran terhadap kitab-kitab Allah. Mengingkari kitab Allah, sama pula artinya mengingkari kepada Rasulullah, para Malaikat dan kepada Allah SWT. Orang yang mengaku Islam tetapi mengingkari iman kepada kitab-kitab Allahtermasuk murtad (keluar dari islam).


Sebab itu, kita wajib beriman kepada kitab yang diturunkan Allah kepadaNabi Ibrahim dan Nabi musa berupa suhuf-suhuf atau lembaran- lembaran (Q.S. 53 : 36-37), Taurat yang diwahyukan kepada nabi Musa ( Q.S. 5 : 44), Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud(Q.S. 17 : 55), Injil yang diwahyukan kepada Nabi Isa putra maryam (Q.S. 5 : 44), dan yang terakhir yaitu kitabAl Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW (Q.S. 3 : 2-4)


Iman kepada kitab-kitab Allah dahulu berartikita wajib percayabahwa sebelum Al Qur’an, Allah SWT menurunkan kitab-kitab kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya, iman yang tidak mengharuskan kita untuk mengikuti dan patuh terhadap perundang-undangannya. Sebab perundang-undangan kitab-kitab suci yang dahulu telah terhapus, telah digantikan dengan perundang-undangan Al Qur’an. Maka Al Qur’anlah satu-satunya kitab yang sekarang kita ikuti dan kita imani.



Perilaku Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah SWT


Dalam menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Allah SWT berkaitan erat dengan sikap mental, pikiran dan perasaan. Oleh sebab itu, seseorang yang beriman atau tidak yang tahu persis hanyalah Allah SWT. Akan tetapisebagai muslim, tentunya dapat membuktikan dan mewujudkan keimanannya dengan sikap perilaku dalam kehidupan sehari-hari.


Perilaku orang yang beriman kepadakitab-kitab Allah SWTdapat dicerminkan dengan sinyalemen sebagai berikut:


a. Meyakini bahwa sebelum Al Qur’an, Allah SWT menurunkan kitab-kitab kepada rasul-rasul


dan nabi-nabi-Nya. Sebagaimana firman-Nya:


Artinya: “ Dia menurunkanAl Kitab (Al Qur’an)kepadamudengan sebenarnya;


membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil.” (Q.S.


Ali Imran (3) : 3).


b. Meyakini dengan sebenarnya bahwa kitab yang terakhir adalah Al Qur’an yaitu sebagai


pedoman hidup. (pelajari Q.S. 5 : 48).


c. Menyembah dan beribadah hanya kepada Allah SWT. (pelajari Q.S. 51 : 56)


d. Meyakini bahwa Al Qur’an adalah mukjizat Nabi Muhamad SAWsebagai penyempurna.


Kitab-kitab dahulu tidak universal ajarannya. Aturan-aturan yang terkandung didalamnya pada


umumnya hanya sesuai dengan masa dan tempat kitab-kitab itu diturunkan. Oleh karena itu Al


Qur’an diturunkan untuk menyempurnakan kitab-kitab suci itu.


Artinya: “ Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan


kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.”(Q.S. Al Maidah (5) :


3).


e. Meyakini bahwa teks asli dari kitab yang telah lalu telah hilang sama sekali danbahasanya


telah mati sejak beberapa abad yang silam. Hanya Al Qur’anyang sampai sekarang tidak


pernah berubah hatta satu huruf sekalipun.



Hikmah Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah SWT


Dalam menerapkanhikmah beriman kepada kitab-kitabAllah SWT, imlementasinya sebagai berikut:


a. Beriman kepada Allah SWT hukumnya adalah wajib. Harus melakukan, tidak boleh


meninggalkan. Orang yang beriman kepada kitab-kitab Allah akan mendapatkan balasan dari


Allah SWT berupa ganjaran.


b. Menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup dimanaAl Qur’an merupakan penyempurna


dari kitab-kitab terdahulu. Orang-orang yang beriman kepada kitab-kitab Allah akan


membuktikan keimanannyaselalu sesuai dengan ajaran Allah SWT, sehingga dalam hidupnya


akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat (pelajari Q.S. Al Baqarah (2) : 25).


c. Memberikan kemantapandalam menjalani keislaman.


Al Qur’an adalah firman Allah SWT dan mukjizat terbesaryang diberikan kepada Nabi


Muhammad SAWsebagai bukti kerasulannya dan sampai akhiruz zaman tetap terjaga


kemurniannya.(Q.S. 15 : 9).



KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Featured Article