Rumah Itu Meninggalkan Memori Kegagalan

21 Mei 2012 13:58:41 Dibaca :

Rumah itu sekarang telah kembali kosong.

Lima tahun yang lalu penghuninya dapat bertahan dua kali revolusi bumi

Pasangan suami isteri tua itu hidup bersahaja dan menjadi contoh hidup penduduk sekitar

dua tahun terakhir sebelum pindah terdengar kabar pertengkaran melanda bahtera

karena salah satu ulah putrinya. Entahlah, apa alasan yang sesungguhnya. Kenyataan keluarga sesepuh itu terpaksa pindah.

Rumah itu hampir setahun kosong. Pintu, jendela, kusen hilang satu persatu.

Dua tahun yang lalu rumah itu kembali dihuni.

Kali ini penghuninya sepasang suami isteri dengan satu anak yang masih duduk di SMK

Mereka mengusakan ternak ikan hias dan bercocok tanam seperti sayur dan cabe  di sekitar rumah

Setengah tahun pertama kehidupan keluarga mereka tampak harmonis

di ujung tahun,  berlangsung kericuhan rumah tangga dan tak terbendung,  gaungnya hingga ke berbagai penjuru mata angin.

Keutuhan bahtera tua itu terpaksa pecah sebelum tiba di labuhan cita.

Mulai satu tahun yang lalu rumah itu kembali kosong, tak berpenghuni, meninggalkan  memori bahtera-bahtera yang gagal.

Apakah rumah itu  masih akan tetap menjadi rumah kosong?

Apakah bila ditempati orang akan kembali ditinggalkan karena pertengkaran?

Mengapa rumah itu meninggalkan memori kegagalan biduk rumah tangga?

Jasmin Sitanggang

/jepes

Lahir saat gejolak G 30 S PKI di Sumatera Utara. Peringatan hari kesaktian Pancasila aku sering ke Tugu Sujono, letaknya di tengah perkebunan karet Bandar Betsy.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?