Mohon tunggu...
Ira Lathief
Ira Lathief Mohon Tunggu... Penulis - A Friend for Everybody, A Story Teller by Heart

Blogger、Author of 17 books、Creativepreneur, Founder @wisatakreatifjakarta @festivalkebhinekaan Personal Blog :www.iralennon.blogspot.com. IG @creative_traveler

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

5 Hal yang Harus Dilakukan di Cirebon dalam Satu Hari

26 Juni 2017   23:11 Diperbarui: 27 Juni 2017   14:10 13773
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokumen pribadi
Dokumen pribadi
Sejak adanya Tol Cipali , berwisata ke Cirebon jadi berasa deket banget. Dari Jakarta naik mobil bisa sampe cuma dalam 3,5 jam, kayak berasa ngacir ke Bandung aja.  Minggu lalu saya berwisata ke Cirebon bareng temen temen Koteka (Komunitas Traveler Kompasiana), cuma satu hari aja PP (one day trip) tapi bisa eksplor banyak di kota yang dijuluki "Kota Udang" dan "Kota Para Wali" ini.

Enaknya ngapain aja di Cirebon dalam satu hari? Banyak yang seru seru loh , dari mulai "menyambangi" keluarga Kraton,  berselfie ria di goa goa Sunyaragi yang punya pemandangan yang menakjubkan, sampe berburu kuliner lokal dan berburu oleh oleh legendaris khas Cirebon.

Anda berencana weekend gateway ke Cirebon ,  tapi cuma punya waktu satu hari? Ini dia 5 Rekomendasi "must thing to do" saat berwisata ke Cirebon.

1. Menyambangi Keluarga Raja di Kraton

(bagian depan Kraton Kasepuhan)
(bagian depan Kraton Kasepuhan)
(bagian depan Kraton Kanoman)
(bagian depan Kraton Kanoman)
Seperti halnya kalo jalan jalan pertama kali ke Yogyakarta, belum lengkap kalo belum berkunjung ke Kratonnya, apalagi jika Anda termasuk penyuka hal berbau sejarah dan budaya. Begitupun kalo berwisata ke Cirebon ga lengkap kalo belum ke Kratonnya.

Kesultanan Cirebon adalah sebuah Kerajaan Islam terbesar di Jawa Barat pada abad ke-15 dan 16 Masehi, yang punya pengaruh hingga berbagai penjuru Pulau Jawa hingga Sumatera.   Kebesaran Islam di Jawa Barat tidak lepas dari Kesultanan Cirebon dan peran Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah) sebagai penyebar agama Islam. Jadi kalo kita berkunjung ke Kraton Kraton di Cirebon, kita bisa ikut merasakan jejak kejayaan kerajaan Islam terbesar di Pulau Jawa.  

Di Cirebon ada 4 Kraton sekaligus yang berada di dalam kota : Kraton Kasepuhan (dari kata Sepuh= Tua), dan Kraton Kanoman ( dari kata Anom=muda), Kraton  Kacirebonan, dan Kraton Keprabonan.  Nah kalo mau coba berwisata ke Kraton di Cirebon, dua Kraton Kasepuhan dan Kraton Kanoman adalah dua kraton yang paling recommended untuk dikunjungi, antara lain karena letak kedua kraton ini hanya berjarak 1 km saja

Kraton Kasepuhan adalah Kraton yang termegah dan paling terawat.  Di dalam bagian Kraton ini banyak gapura gapura seperti banyak di dapati pada candi candi Hindu.

Di dalam komplek kraton ini juga ada Museum Singa Barong yang menyimpan kereta kencana  (Kereta Singa Barong) yang dahulu sering digunakan keluarga raja , dan desainnya punya pengaruh dari tiga bangsa.  Kereta Singa Borong ini konon merupakan kereta kencana kerajaan tercantik di dunia, versi seorang Belanda yang ahli reparasi kereta kerajaan di berbagai dunia.

(patung dua Singa di depan Museum Singa Barong -Kraton Kasepuhan, penampakan singa nya unyu unyu) (patung dua Singa di depan Museum Singa Barong -Kraton Kasepuhan, penampakan singa nya unyu unyu)
(patung dua Singa di depan Museum Singa Barong -Kraton Kasepuhan, penampakan singa nya unyu unyu) (patung dua Singa di depan Museum Singa Barong -Kraton Kasepuhan, penampakan singa nya unyu unyu)
(Kereta Singa Barong, bukti pengaruh budaya Cina, Arab, dan India di Kesultanan Cirebon)
(Kereta Singa Barong, bukti pengaruh budaya Cina, Arab, dan India di Kesultanan Cirebon)
Sedangkan di Kraton Kanoman, kita bisa melihat banyak barang barang peninggalan Sunan Gunung Jati, termasuk sumur sumur yang dahulu sering ia gunakan.

Di dalam Kraton Kanoman ini, kita bisa masuk (dan berselfie ria) hingga ke halaman belakang juga ke dalam area utama tempat terdapat singgasana Sang Raja. Jadi kita bisa duduk duduk di area singgasana, itung itung ngerasain jadi Raja dan Ratu sehari ala Kraton Cirebon. 

Yang unik itu, di semua interior  termasuk pada gambar ubin dan dinding dinding Kraton ada banyak terlihat pengaruh Arab, Cina dan Belanda yang menujukkan Kesultanan Cirebon pada masa jayanya sangat  terbuka dengan berbagai pengaruh budaya asing, makanya dinamakan Cirebon (dari kata Caruban = bersatu padu).

Dokumen pribadi
Dokumen pribadi
(bagian singgasana Raja)
(bagian singgasana Raja)
Di bagian halaman belakang Kraton Kanoman, juga terdapat situs Sumur yang dahulu digunakan Sunan Gunung Jati. Disana ada tiga sumur yang dipercaya punya  khasiat tertentu jika kita membasuh atau mandi dengan air dari sumur tersebut. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun