Sombongnya Seorang Hasym Kipuw

22 September 2012 10:33:37 Dibaca :

“Senangnlah, jadi gak ribut lagi. Tetapi kalau bisa diselesaikan dulu masalah klub-klub yang ada dua itu dan kalau perlu, PSSI kasih kami bukti seperti surat legitimasi bahwa FIFA menyatakan seperti itu” lkata Kipuw.


http://sport.detik.com/sepakbola/read/2012/09/21/223038/2030450/76/pemain-sambut-baik-rencana-peleburan-kompetisi


Apakah ini suatu pernyatana yang pantas diucapkan seorang pemain sepakbola Indonesia yang. Yang level karirnya baru sebatas meniti karir …???? Apakah ini pengaruh dari kesombongan para seniornya dalam hal prinsip kebangsaan yang tergerus oleh kekuasaan klub dalam menentukan posisinya.


Kita masih ingat pernyataan serupa yang pernah dikeluarnya oleh bebrapa orang pemain senior yang mempermasalahkan surat legitimasi untuk mengikuti Timnas beberapa waktu yang lalu , jadi terkesan kalau mau/perlu tenaga kami harus buat surat hitam diatas putih untuk legalnya. Komen saya hanya satu kata “Menyedihkan”.ditengah usaha keras yang dilakukan para petinggi sepakbola Indonesia untuk mencari penyelesaian carut marut persepakbolaan saat ini.


Kesempatan membela Negara adalah kesempatan yang langgka dalam Negara merdeka kecuali dalam masa penjajahan. Makanya dalam kesempatan bela Negara yang nyata saat ini yaitu kesempatan dalam dunia olehraga kususnya sepakbola. Harus menjadikan kebanggaan bagi para pemain untuk melakukan sesuatu yang dapat dipersembahkan untuk Bangsa dan Negaranya.


Akhir kata semoga dengan tercapainya kesepakatan dari JC meting kemaren, semua bisa kembali berjuang bersama-sama untuk kemajuan persepakbolaan Indonesia, dan semua perbedaan penafsiran mengenai isi dari komitmen pertemuan tersebut bisa diselesaikan dengan semangat membangun sepakbola Indonesia.


22 September 2012


Bravo Sepakbola Indonesia

Hery Dakhrisman

/hr76211

TERVERIFIKASI (BIRU)

Banyak baca dapat menambah cakrawala pola pikir kita....suka bola & balap..
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?