Nilai Tambah PSSI di Mata AFC/FIFA

19 September 2012 13:27:47 Dibaca :

Hinggar binggar artikel/komentar dikompasiana khusunya kanal bola dalam menyambut pertemuan Joint Comite Metting di markas AFC Kuala Lumpur besok tgl 20 September 2012. Menjadikan kanal ini semakin ramai dengan Opini, apa yang akan terjadi besok dan nanti setelah JC Metting.


Menarik kalau kita lihat dari sisi PSSI terlihat ada beberapa point penting yang bisa membuat nilai tambah bagi PSSI menjadi lebih baik dimata AFC/FIFA , dengan apa yang terjadi dan dilakukan PSSI belakanggan ini.


Antara lain :


1. FIFA melihatnya banyak usaha yang telah dilakukan oleh PSSI dalam menciptakan suasana kondusif persepakbolaan di Indonesia dengan semangat rekonsiliasi ditambah dengan banyaknya tawaran kerjasama dari neara-negara lain (seperti Polandia, Jepang Dll ) untuk memajukan persepakbolaan di Indonesia.



Disamping itu FIFA juga memberi Apresiasi dengan tercapainya kesepakatan dalam pertemuan membicarakan dualisme kompetisi di markas AFC Kuala Lumpur tgl 07 Juni 2012 yang lalu, dimana hasilnya sudah tertuang dalam suatu MoU dan akan diteruskan dengan pertemuan berikutnya dengan dibentuknya joint Comitte untuk membahas lebih lanjut apa yang sudah disepakati itu.



2. Terlihat juga dukungan dari Konfederasi persepkbolaan Negara Lain kepada PSSI karena Indonesia diangap mempunyai peluang menjadi salah satu negara yang potensial secara Bisnis pertunjukan/pertandingan sepakbola dan ini akan menguntungkan bagi persepakbolaan masing-masing Negara itu.



Semua itu terlihat dengan mulai maraknya klub ataupun Timnas Negara lain mengadakan ujicoba dengan Timnas Indonesia atau pun Klub-klub di Indonesia semua itu tak terlepas dari peran federasi sepakbola masing-masing ngara dan naluri bisnis dari para promotor. Ini disebabkan karena para promotor yang akan berinvestasi dibisnis pertunjukan/pertandingan sepakbola menilai Iklim dari Federasi persepakbolaan di Indonesia sudah berubah terutama dibidang birokrasi sehingga memudahkan para promotor dalam mendatangkan klub-klub Dunia atau Timnas Negara lain untuk bertanding di Indonesia.



3. Terselesaikannya roda kompetisi liga professional th 2012 dan kompetisi lainnya serta pembentukan Timnas mulai dari jenjang usia U-12, U-17, U22, dan Timnas Senior yang diisi lebih banyak oleh muka-muka baru yang diharapkan bisa bersinar menjadi tumpuan Timnas kedepan, Mengenai persoalan pemain Timnas juga AFC sudah mengetahui adanya penolakan langsung dari KPSI untuk mengirimkan/mengizinkan pemainnya dari liga ISL untuk bermain memperkuat/membela timnas Indonesia.



4. Usaha keras yang terus menerus dilakukan pihak PSSI untuk tercapainya Rekonsiliasi sangat jelas terlihat , dimulai dengan pengakuan terhadap kompetisi Liga ISL yang dicanangkan pada waktu kongres Palangkaraya, dan tetap memanggil / melibatkan pemain dari Liga ISL untuk memperkuat Timnas, baik itu U22 maupun Timnas Senior. Walaupun sampai saat ini semua pemain dari liga ISL masih belum dizinkan oleh KPSI untuk memperkuat/membela Timnas. Malah KPSI melakukan blunder dengan membentuk Timnas sendiri yang dimata AFC/FIFA sudah menyalahi aturan.



Dan terakhir juga adanya solusi dari PSSI bagi proses penyatuan dua kompetisi ISL & IPL ditahun depan (Th 2013) menjadi Format dalam satu kompetisi resmi dengan Nama baru, ditambah dengan adanya wacana pemakaian Oprator pelaksana liga dari luar negri.



Semoga ini benar-benar bisa menjadikan nilai tambah buat PSSI, sehingga buat FIFA semua menjadi jelas siapa yang benar-benar menginginkan kemajuan dalam persepakbolaan di Indonesia………Jayalah Sepakbola Indonesia



19 September 2012


Bravo Sepakbola Indonesia.



http://www.pssi-football.com/id/download/regulasi/78.pdf

Hery Dakhrisman

/hr76211

TERVERIFIKASI (BIRU)

Banyak baca dapat menambah cakrawala pola pikir kita....suka bola & balap..
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?