HEADLINE HIGHLIGHT

Jeddah Surga Bagi TKI Kaburan?

26 September 2010 20:20:00 Dibaca :

Kringnggggg...jerit HP berbunyi nyaring(mosok bunyinya kring..hehehe.. asal saja),tadi siang pukul 1.30pm...! "Hallo..del gak main kepenampungan,dah lama ditunggu,kok gak main2 kesana?"ujar temanku pak ahmad disebrang sana. "lagi males lah pak..lagipun sibuk kerja"ujarku "oh gitu ya...lebaran kemarin juga gak main kesana ya,banyak yg nanyain"lanjut pak ahmad. "Iya mohon maaf..soalnya banyak kerjaan,lebaran saja masuk kerja,gimana mau silaturahim ke penampungan,lagi penampungan itu paling ada apa sih..yg ada ya..cuma begitu2 saja kan?"ujarku "Ya sudah,saya juga tempo hari hanya main sebentar,nagih para TKW yg minta dikirimi pulsa,kan biasanya pada kumpul saat lebaran begitu"ujar pak ahmad..TKI sopir teman saya yg juga bisnes kirimi pulsa buat para TKW kaburan,biasanya 2minggu sekali saat ijazah/liburan malam jumat pak ahmad datang ke rumah penampungan untuk mengambil tagihan bisnis pulsa..yg kadang mencapai ratusan riyal!! Yup TKI/W kaburan dijeddah memang sangat banyak,jujur saja saya juga pernah berbulan2 tinggal disana,dirumah penampungan saat saya bermasalah dg boss saya yg terdahulu!!biayanya murah kalo sendiri umumnya bayar 150sr/tapi karena saya tiap hari tinggal disana ya saya inisiatif ngasih tambahan 200sr/itu diluar biaya makan!! Dipenampungan dijumpai beragam kasus,mulai TKI kaburan dari Riyadh/Damam, Tabuk dan kota2 besar lainnya di Saudi Arabia,banyak alasan ada yg alasan karena,majikan brengsek/galak,ada alasan yg karena kerja ditabuk disuruh angon kambing,ada alasan macam2..,kalo sopir biasanya karena alasan gaji gak sesuai dg perjanjian kerja/dan kerja lebih seperti harus ikut bersih2 macam haris/penjaga rumah. Mengapa mereka semua para TKI kaburan menuju jeddah??ini pertanyaan  yg sering lontarkan oleh para TKI dan juga orang Indonesia lainnya! Jawabnya adalah: 1.Jeddah adalah kota yg masuk dalam provinci mekkah,disini selain kota industri dan pelabuhan di tepi laut merah,juga pusat perdagangan dan salah satu kota terbesar selain riyadh di saudi arabia! 2.Karena lokasi jeddah yg dekat dg masjidil haram/mekah(hanya 1jam),maka banyak sekali,dijumpai pendatang dari berbagai negara yg singgah dikota ini,untuk selanjutnya mereka bisa melanjutkan perjalanan ke mekkah dan madinah! 3.Polisi dijeddah juga tidak segalak polisi dikota2 lain disaudi arabia yg begitu ketat menanyakan iqamah/ktp saudi arabia bagi para TKI,jadi TKI kaburan merasa nyaman di Jeddah.beda dg polisi di kota2 lain di Saudi Arabia,kita jalan kaki saja kadang ditanya identitas kita/padahal kita gak berbuat salah apapun,tapi di Jeddah asal tau diri dan tidak terlalu malam Insya Allah aman saja! 4.Karena kota industri dan perdagangan serta bisnes,maka jumlah peduduk Jeddah lumayan padat dan apalagi yg warga negara Saudi Arabia..dah pasti memerlukan tenaga TKI/W baik sebagai sopir atau juga pembantu. 5.Banyak para pendatang yg memakai visa umroh/biasanya saat bulan ramadhan sambil menunggu waktu bulan hajji tiba,yang hanya rentang 2bulan saja,kemudian menetap dijeddah dirumah sanak keluarganya/yg punya rumah penampungan/kontrakan,umumnya perempuan sangat cepat sekali mendapat kerjaan asal mau jadi pembantu,permintaan tenaga pembantu dari indonesia dijeddah sangat tinggi walau gaji juga lumayan mahal/1200-1500sr(1sr=2400rupiah). 6.Para TKI/jemaah umroh yg kabur..biasanya kepulanganya ke Indonesia juga lebih mudah dari jeddah,tanpa harus melalui sidang yg berbelit,paling2 cukup di sidik jari dan kena banned 5tahun gak boleh masuk saudi arabia!makanya banyak tki/w yg benar2 memanfaatkan waktunya dg baik,dg berbagai cara untuk kemudian nanti benar2 gak balik lagi kesaudi arabia,bukan karena gak minat lagi kerja disaudi arabia,tapi karena kena banned 5thn,waktu yg cukup panjang bagi para tki yg hanya membawa modal uang pas2an di Indonesia! 7.Konsulat Indonesia juga ada di jeddah selain kedubes di riyadh,jadi pengurusan document para tki yg over stay..dg mudah diurus di konsulat jeddah. 8.Dari jeddah juga sangat mudah bagi para TKI untuk beribadah umroh dan hajji,makanya jeddah adalah favorite bagi para TKI kaburan,mereka jelas tak minat kerja ditempat lain,karena untuk ke jeddah saja kadang mereka harus bayar mahal kepada sopir thriler,bisa sampai mengeluarkan biaya1000-2000sr,ini biasanya untuk perjalanan dari riyadh/damam menuju ke jeddah. Jadi sebetulnya keberadaan rumah penampungan di saudi arabia,khususnya jeddah,terlepas dari masalah hukum,sangat membantu TKI yg bermasalah,terutama TKW yg kadang selalu bermasalah dg majikan,jadi jika posisi itu tkw kaburan,mereka bisa punya nilai tawar,yaitu perjanjian awal,jika gak bagus,dan gak cocok dg majikan,maka dibayar sesuai hari kerjanya saja..lepas itu cari kerjaan ditempat lain!!begitupun majikan..bisa cari pembantu yg dinilai cocok,tanpa harus bayar premi yg tinggi jika harus ambil TKW dari Indonesia.makanya para majikan di Jeddah berani bayar mahal TKI/TKW kaburan karena mereka sudah diuntungkan tidak mengelurkan biaya pengambilan TKI dari Indonesia yg katanya cukup mahal bisa sampai 7-10ribu SR. Tapi ada sisi buruknya,terutama bagi TKW yg malas,karena mereka umumnya pengin cepat dapat uang banyak,mereka kadang enggan kerja jadi pembantu,dan hanya kerja menunggu panggilan laki2 iseng umunya ya para laki2 hidung belang dari negara sekitar saudi arabia,seperti mesir,pakistan,suriah,turki,maroko dll,ini yg bikin citra jelek rumah penampungan,padahal banyak juga sih yg ikhlas benar2 pengin kerja,tapi karena ulah oknum TKW yg malas dan merasa cantik dan enggan kerja keras..hanya menunggu panggilan telepon,jadi semua citra buruk di timpakan pada rumah penampungan!! Mengenai rumah penampungan,mungkin banyak yg bertanya apa itu rumah penampungan??rumah penampungan ya rumah biasa saja,rumah kontrakan..jadi ada TKI resmi yg mengontrak biasanya suami-istri,syaratnya juga cukup mudah cuma mengasih photo copy iqamah/ktp.dan sanggup membayar perbulannya yg lumayan mahal sampai 1200sr/untuk ruangan kamar yg berisi 2kamar tidur,1ruang tamu,dan 1kamar mandi,serta 1kamar dapur,nah karena untuk menutup biaya yg mahal ini,maka mereka yg ngontrak rumah ini..terima para tkw/tki kaburan,tapi syaratnya ya jangan hilir mudik keluar masuk,biasanya yg punya rumah/owner org saudi akan marah jika ada yg hilir mudik keluar masuk,tapi ada juga yg memaklumi,yg penting tiap bulan bayar lancar!! Jadi ini saja sekelumit apa dan mengapa banyak TKI kaburan ke jeddah..oh ya..kalo sopir biasanya sih dah dapat kamar,jadi mereka hanya sebentar saja dirumah penampungan.tapi tetap saja sopir juga banyak yg bermasalah,baik karena majikan yg cerewet atau kerjaan berjibun,gaji sopir juga lumayan tinggi antara 1300-1600sr/bulan. Terlepas dari masalah pelanggaran hukum,ternyata banyak TKI yg dibutuhkan dan saling membutuhkan di kota jeddah!!tak heran persoalan ini,menjadi dilematik bagi pemerintah saudi arabia,mereka sadar kok..TKI Indonesia,memang sangat dibutuhkan oleh kelurga orang saudi arabia,jadi mereka tetap saja tidak berani bersikap tegas terhadap TKI,walau banyak yg kabur,atau ilegal soalnya pemakainya juga orang2 arab juga..!!makhlum sajalah rakyat saudi arabia itu adalah salah satu negara termakmur didunia,jadi mereka terbiasa hidup manja dilayani oleh para pembantu dan sopir,bahkan untuk keluarga muda yg baru punya anak 2saja..kadang2 sudah merengek2 minta diambilkan pembantu,selain sebagai status sosial orang arab punya/mampu menggaji pembantu dan sopir dari Indonesia dianggap sebagai suatu prestise/terhormat oleh para sodaranya,selain memang pada dasarnya orang arab juga biasa dimanja dan malas untuk kerja bersih2..lah wong duit banyak ngapain dia bersih2 rumah,nanti tangan gak mulus dan pada lecet2 bisa2 suami kabur cari istri lain!! Demikian sekelumit tentang cerita TKI kaburan apa dan mengapa mereka banyak bermukim di Jeddah! Salam hangat dari Jeddah!

Bernandang Delta Bvlgari-Henina

/henina

1.Ingin Rejeki Berlimpah-Sholat Dhuha
2.Mendapat cahaya dlm kubur-Sholat Tahajud.
3.Mudah menjawab malaikat Munkar/Nakir-Perbanyak baca Al-Quran.
4.Ingin Mudah melewati Jembatan Shiratal Mustaqim-Perbanyak Puasa dan Sedekah.
5.Ingin mendapat perlindungan Hizab di Akherat kelak,-Perbanyak Zikir..!

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?