HIGHLIGHT

Anak Dewa yang Gagal dari Korut

27 Desember 2011 19:48:45 Dibaca :

Pemimpin yang sudah dianggap dewa dari Korea Utara, memiliki kedua anak kandung laki-laki yang bisa di bilang Playboy dan kewanita-wanitaan.

Seperti mitologi Yunani, dimana dewa pergi ke bumi mencari perempuan bumi untuk dikawini, hasil dari perkawinan dewa dan manusia melahirkan seorang anak setengah dewa, makhuk yang lebih kuat, lebih berani, lebih cepat daripada manusia pada umumnya dikarenakan unsur dewa dalam diri mereka. Seperti Herakles atau lebih dikenal dengan Hercules melawan banyak monster, atau Theseus yang membunuh Minotaur untuk menghentikannya memakan rakyat Athena.

Namun dewa yang saya maksud bukan lah dewa seperti mitologi dalam Yunani yang memiliki kekebalan, keabadian dan kekuatan super melainkan dewa bentukan mesin propaganda luar biasa dari negeri dimana agama dilarang, negeri dimana Pemimpin negara adalah panutan tertinggi, negeri Korea Utara.

Kedewaan ‘Pemimpin Tercinta’

Kim Jong Il adalah dewa bagi rakyatnya. Dalam biografi resminya, kelahiran Kim Jong Il diramalkan oleh burung layang-layang. Dan pada hari kelahirannya, dua pelangi terbit dari puncak pegunungan dan sebuah bintang lahir dari surga. Kim Jong Il di beri gelar kehormatan ‘pemimpin tercinta’ oleh rakyat Korut.

Klaim-klaim fantastis selalu mengelilingi sang Pemimpin Tercinta ini. Ada keyakinan di masyarakat Korut bahwa Kim Jong-Il bisa mengendalikan cuaca dengan moodnya. Kemampuan seninya juga dikabarkan luar biasa hebat: Jong-Il mengklaim telah menggubah enam opera hanya dalam dua tahun. Genius? Kabarnya di usia 3 bulan, dia sudah bisa berjalan; dan di usia 8 bulan sudah bisa berbicara. Gaya fashionnya juga diklaim telah menjadi tren global dan digandrungi orang-orang sedunia.

Si Pemimpin Tercinta itu juga di yakini memiliki keahlian berinovasi dengan teknologi. Untuk memenangkan Piala Dunia, Kim Jong-il mengaku telah merancang sebuah hanphone ajaib yang tidak terlihat mata. Handphone itu dipakai untuk mengarahkan timnas Korea Utara. Namun akhirnya Korut kalah memalukan 7-0 dengan Portugal pada Piala Dunia di Afsel 2010.

Kim Jong-Il mempunyai empat orang istri yang memberinya tiga orang anak, anak pertama adalah Kim Jong-Nam hasil perkawinannya dengan Song Hye-rim. Kemudian Kim jong-chul dan Kim Jong-Un hasil perkawinan dari Ko Young-hee.

Setelah Kim Jong-Il wafat pada 17 Desember 2011 yang di yakini karena kelelahan fisik dan mental akibat menjalani tugas negara, maka tampuk kepemimpinan Korea Utara jatuh ke pangkuan Kim Jong-Un anak terakhir Kim Jong-Il. Mengapa pilihan jatuh pada anak bungsu ‘pemimpin tercinta’ yang masih sangat muda, bukan pada anak sulung atau anak keduanya yang sedikit punya kematangan usia?

Kim Jong-Nam

Kim Jong-nam lahir di Pyongyang, Korea Utara, 10 Mei 1971, Ia adalah putra pertama Kim Jong-Il. Secara luas dari tahun 1998 sampai tahun 2001 ia dianggap sebagai pewaris kepemimpinan Korea Utara. Promosi dan publikasi sebagai pewaris kepemimpinan pun telah banyak dilakukan.

Namun, karna kunjungannya ke Jepang pada bulan Mei 2001 yang bukan karena tugas negara bersama kedua wanita dan seorang anak berusia empat tahun yang diyakini sebagai anaknya, untuk besenang-senang berlibur ke Disney Land dengan menggunakan paspor palsu. Kemudian ia sempat ditahan beberapa hari dan dideportasi ke RRC. Kejadian itu membuat ayahnya kecewa dan membatalkan rencana kunjungan ke Cina karena malu.

Pada 2006, seorang pakar asal China memantau bahwa Kim Jong Nam, lebih cocok disebut sebagai playboy. Harian Korsel, Chosun Ilbo, bahkan mengungkapkan bahwa Jong Nam punya dua istri dan seorang simpanan serta beberapa anak. Dia juga dikenal sebagai tukang pelesir.

Karena insiden memalukan di Jepang dan sifatnya yang playboy’nya, Kim Jong-Nam mulai kehilangan pendukung dan di nilai tidak dapat mewarisi kursi kepemimpinan tertinggi Korea Utara. Pada Januari 2009, sebuah media Barat mengungkapkan bahwa Jong Nam mengaku tidak tertarik untuk menggantikan ayahnya sebagai penguasa Korut.

Kim Jong-Chul

Kim Jong-chul lahir 25 September 1981, Ia adalah anak kedua dari Kim Jong-Il hasil perkawinan dari Ko Young-hee. Kim Jong-chol, dipandang lebih tertarik bermain video game ketimbang belajar ilmu pemerintahan. Lagipula, sang ‘Pemimpin Tercinta’ merasa Jong-chol "terlalu feminim" untuk memimpin negeri itu.

Jong-chol, seperti dipantau seorang analis, juga dianggap lebih menonjolkan hormon estrogen (hormon wanita) pada tubuh. Ini menimbulkan spekulasi bahwa Jong-chol lebih mirip sebagai perempuan ketimbang laki-laki tulen. Kenji Fujimoto koki pribadi Kim Jong-il, menulis dalam memoarnya, Kim Jong Il sangat memikirkan masa depan Kim Jong-chul,karena Jong-Chul lebih terlihat seperti seorang gadis kecil. Kim Jong-Chul yang lebih “melambai” jelas sulit memimpin negeri dikurung banyak musuh ini.

Dia juga dikenal mengidolakan penyanyi rock asal Inggris, Eric Clapton. Menurut harian The Korea Times, Jong Chol terlihat menonton konser Eric Clapton di Singapura pada 14 Februari 2011.

Kedua anak yang tak pantas

Kim Jong-Nam yang playboy dan suka plesir bersenang-senang dan Kim Jong-Chul yang sangat kewanita-wanitaan dalam sifat dan tingkah lakunya membuktikan bahwa seorang dewa dari Korea Utara Kim Jong-Il juga memiliki kelemahan.

Kim Jong Il lebih menjatuhkan pilihan pada anak bungsunya Kim Jong-Un yang masih berusia sangat muda. Ia telah dipromosikan ayahnya sejak dua tahun yang lalu sebelum kematian ayahnya, Ia juga pernah menempuh pendidikan di negeri Swiss. Kim Jong-Un dirasa memiliki sifat yang sama seperti ayahnya pendiam namun keras kepala. Koki pribadi Kim Jong-Il Kenji Fujimoto menyebut Jong-un sebagai anak yang banyak mirip dengan ayahnya, baik dari segi pesona dan karakter.

Di balik sifat kedewaan yang mulai melekat pada Kim Jong-Un, kedua kakaknya harus menanggung beban moral karena sifat-sifat buruk mereka, tidak di percaya sebagai pewaris pemimpin tertinggi Korea Utara. Maka dari itu pimpinan tertinggi Korea Utara pun jatuh pada anak gembul berusia 27 tahun.

Lebih lengkap http://hendrayudhantopanico.blogspot.com/

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?