Jangan Kurbankan Pahala Qurban!

24 Oktober 2012 05:21:37 Dibaca :

Ibadah Qurban adalah ibadah yang dilakukan oleh orang-orang yang mampu secara ekonomi, dengan menyembelih binatang ternak tertentu (kambing,domba,sapi,kerbau,unta,biri-biri,keledai)kemudian membagikan daging qurban kepada fakir miskin atau orang-orang yang tidak mampu, memakannya sebagian, dan menahan sebagian untuk dihadiahkan.



Tiap tahun di hari Idul Adha dan 3 hari setelahnya , banyak umat muslim melakukan ibadah qurban. Namun di berbagai tempat, dalam pembagian daging qurban sering bermasalah. Masalah yang kita anggap biasa, padahal masalah ini bisa mengurbankan pahala ibadah qurban kita, Antara lain:



1. Diperkotaan di saat pembagian daging qurban orang kaya sering memamerkan kekayaannya dengan mempertontonkan kemiskinan orang lain, dengan cara membagi daging qurban secara masal di satu tempat, yang sering menimbulkan kericuhan, kemudian berujung kecelakaan karena berdesakan. Dan bahkan kecalakaan menimbulkan kematian warga.



2. Membagikan SELURUH DAGING QURBAN ke kalangan fakir miskin saja, tanpa menyisakan sebagian untuk dimakan sendiri, dan juga untuk dihadiahkan kepada yang lain.

…maka makanlah darinya, dan beri makan orang-orang yang sangat fakir (Q.S al-Hajj:28). …maka makanlah darinya, dan beri makan orang yang berkecukupan dan orang yang meminta” (Q.S al-Hajj:36)..



3. Membagikan kepada seluruh warga sama rata, miskin kaya sama saja. Ini sering terjadi di pedesaan. Dimana penitia membagikan daging qurban ke seluruh warga sama rata, dan bahkan sebagian membaginya bedasarkan status sosial masyarakatnnya, misalnya memberikan daging qurban lebih banyak ke tokoh-tokoh masyarakat. Padahal yang paling banyak bagian seharusnya fakir miskin, dan sedikit ke warga masyarakat yang mampu.



4. menyimpannya lebih banyak untuk kosumsi kelurga orang yang berqurban dan membagikan sedikit saja untuk orang-orang miskin. Demekianlah beberapa masalah yang sering terjadi, namun sering kita anggap biasa, padahal bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan pahala kurban kita...

Wasalammu'alaikum wrwb.

Hifni Hadi

/hefnihadi

Saya kompasianer udik! Urang Banjar kelahiran kampung pasar panas (kalua/tabalong), sebuah dusun nan jauh di pelosok kalimantan. Sekarang ini saya tinggal di ranah Minangkabau sumatera barat, tepatnya di jln lintas sumatera sungai rumbai, kab. Dharmasraya.
Owner Yahya Ponsel Grup yang memulai bisnis retail dari tingkat RT. ( Sekarang berada di tingkat kecamatan). Bercita-cita hingga retail ini go internasional. Dengan ijin Allah swt, tiada yg tidak mungkin! ( Minta doa para pembaca semua. Amiin.... )
Memberanikan diri belajar menulis di kompasiana.com ini dengan segala keterbatasan, agar sedikit punya arti...
O ya, tulisan ngalur ngidul juga saya posting di blog saya http://yahyaponsel.wordpress.com
Salam
........
Apus pasar-panas/Rasyi al mahfuzd/Hefni hadi.
Pin BB; 2A4860B9

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
FOKUS TOPIK INDONESIA BERKURBAN

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?