Membusuk Gulana

17 Maret 2013 19:43:49 Dibaca :

dan yang di sembunyikan tak kan pernah tertutupi ia maha tau lalu apa lagi yang di dustakan jenuh dengan kemunafikan dan keluguan tak lagi terlihat masih kah keimanan bersahabat???? Ketika kulihat jauh ke dalam diri, akupun tak tau,apakah aku memiliki iman ? mungkin namaku tercatat dineraka??? seperti aku yang menghalal kan azab untuk diriku sendiri.... Itulah aku Selalu menuntut Tak pernah memberi. Kelalaian yang selalu di ta'ati Dan keta'atan yamg selalu di lalaikan Membusuk kah aku dalam persembunyian ini. Dan keimanan yang sirna. Kadang aku bertanya pada diri sendiri, tapi mengenalisanya saja aku enggan... seakan aku bangga dengan keangkuhan... aku berkarat... Jika jiwa membusuk tertutup lumut kepalsuan Untuk apa aku menghirup nikmat mu???? Maha murahnya Engkau masih saja tak mengambil nimat ini Aku takut mati dan aku benci neraka mu Serakah nya aku akan keinginan ku pada surga mu kadang aku juga merasa kecewa, memilih liku kehidupan di persimpangan... walau kadang aku juga tau jalan ini begitu gelap, dan persimpangan itu lembah neraka mu aku masih saja terlalu ragu untuk menoleh kebelakang... dan merubah arah ku pada jalan yang kau restui!!!!! kebejatan mu kah tuhan!!!!! akan peraturan firman mu yang penuh larangan!!!!!!!!!!!!! dan menyulitkan gerak ku pada kenikmatan dunia. atau aku yang tak pernah bersyukur akan kehidupan yang telah engkau anugrahkan ini dan ini terus menjadi kebejatan hati ku ini Ini lah kebimbangan yang menyesatkan menyeret ku dalam mutlaknya azab mu. Hidup tanpa keimanan Aku ingin dekat dengan mu Namun aku enggan pula meninggalkan keserekahan. Aku takut kenikmatan ku ter ganggu!!!!! Jika aku ta'at pada peraturan mu!!!!!!! Jiwa ku berkelana........ keserakahan ini mengrogoti jiwa ku membusuk berteman  blatung ke munafikan Hanyut aku.... sunyinya sekelilingku... haus akan kasihmu... rindu akan sayangmu... yang ku tau dalam kehidupan ada perubahan..... akan kah perubahan itu ku lakukan????? atau terus dalam penunda'an pada akhirnya kebusukan itu menyeret ku dalam penghina'an yang tak berujung akan kah perubahan itu pada keridhoan mu?? entah lah...... aku jengah dengan kelimbungan asa ku aku rindu pelukan mu tuntunan pada ke khalifahan Mu bukan lagi kemunafikan yang ku selami tuntun aku pada Mu agar aku tak lagi limbung dalam kebaikan. Tuhan aku menyerah!!!!!!!!!! seret lah aku dalam taubat yang kau ridhoi dengan tafakur ku fikir ku pada kuasa mu dan tak lagi dalam penyesalan!!!!!!!!!!!

"verry vri & aya ceria"

Hayati Masri

/hayatimasri

Aktivis IOFC Indonesia mahasiswi KAHFI Motivator School
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?