Negara Islam Sebuah Ilusi? (1)

26 Juni 2012 11:56:00 Dibaca :

Sebagaì seseorang yang berada dalam lingkungan akademísi dngan fokus ilmu politik, menjadikan diri saya sebagai penganut aliran kritis. Artinya saya cenderung untuk mengkontradiksikan suatu statement dan filosofi serta mendekonstruksi ulang. Satu isu perdebatan dalam masyarakat Indonesia, adalah apakah suatu negara islam itu ada di Indonesia?. Secara umum, istilah dominan ttg negara ini adlh negara Pancasila, bukan negara agama. Ada sebagian kalangan melihat karena negara ini bukan negara Islam maka khilafah jadi pilihan utama. Sebagian kalangan menilai pendirian negara islam adlh ilusi dengañ dalih tdk adá perintah dlm alquran. Pembahasan mengenai tema ini nantinya terbagi menjadi beberapa tulisan. Sebagai aliran kritis, maka untuk membahas tema ini, saya berangkat dr dua pendekatan, yaitu filsafat dan islam. Alasan saya membedakannya adlh krn baík filsafat maupun islam memiliki epistemologi, ontologi,dan metodologí berbeda. Adalah tindakan absurdisitas apabila seorang peneliti jika tdk memiliki background filsafat berbicara filsafat, walaupun bukan berartí tidak mungkin bagi orang yg tdk memiliki background filsafat utk berbicara filsafat nmn ttap ada potensi kesalahan penalaran. Tulisan berikutnya adlh mengenaí filosofi negara dr era Yunani klasik hingga era Barrington Möore. Selamat membaca.

Haryo Utomo

/haryo_ku

Aktivis Salafy, Penulis, Akademisi
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?