Lelaki Masa Depan

18 April 2013 10:55:03 Dibaca :

Sore itu, hujan. Meeting-pun digeser ke sebuah restoran mewah yg cukup untuk biaya hidup satu bulan. Aku hanya tidak habis pikir alasan orang-orang memilih tempat makan untuk sekedar bertemu dan membicaran yg mesti dibicarakan. Benarkah urusan perut ada diurutan pertama ? Meeting jadi sedikit melebar. Inilah akibat meletakan pekerjaan disebelah piring makanan. Bingung harus memilih mana yang mesti didahulukan. Akhirnya, aku hanya bisa memperhatikan sekitar saat obrolan tidak karuan. Dari meja ke meja, dari setiap suapan setiap orang yang berpasangan. Ahh, tidak seharusnya aku di sini. Makanya, disela meeting, aku membuka note-phone dan (belajar) menulis puisi. Mungkin ini disebut singkat, bukan sederhana. Sila membaca:

Lelaki Masa Depan

Wanita memilih laki-laki dengan masa depan. Artinya: hari ini dia kesakitan Ia kerap memberikan prospek sehingga membuatmu bolak-balik apotek membeli tespek. Ya, aku tidak memberikan masa depan, sebab Tuhan hanya memberiku waktu 24 jam. Mungkin aku senantiasa dipinta Tuhan belajar mencintai setiap hari. Hari ini,… selamanya. oleh: -- Bayanganmu di tengah siang.

Harry Ramdhani

/harryramdhani

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Sedang berusaha agar namanya ada di "Kata Pengantar" Skripsi orang lain. | Think Globally Act Comedy | @_HarRam
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?