Haries Budjana
www.kompasiana.com/haries_budjana
| Tulisan | : | 33 artikel |
| Komentar | : | 17 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
Kini resah kembali menyusup di fikiranku prasaan yang kian lama semakin merontah, kupandangi sudut malam yang sepi dan aku pun terlarut Aku hanya bisa menepiskan BAYANGANmu BAYANGAN yang selalu datang ...
sayang… jangan pernah padamkan rinduku yang tak terbatas waktu, namamu akan slalu hadir dalam ujung penaku sayang…. jangan pernah hentikan langkahku, bayangmu slalu datang menemuiku di saat kehampaan merajai hati sayang…. hadirlah di saat aku membutuh kasih ...
Disini… Di tempat ini semuanya berawal, Di kamar ini mulai ku ukir bayangmu Yang sering kali mengusik hayalku Kasih… Ku akui aku sadar dalam kisah ini, Kesalahan silam kian lama semakin menjerat ...
Dalam perjalanan waktu Aku terus melangkah Meski harus melewati Jalan yang gersang Langkahku kian lama Semakin gontai dan tak beratur, Membuat batin ini Makin terkikis Harapan demi harapan mengendap Terselubung di balik awan hitam Dan ...
Tubuh-tubuh kaku terbujur sunyi terpancang tonggak bisu tak bernama tanah merah tanpa bertabur bunga tapi rela pahlawan terbaring di pusara. Ketika kejam peperangan merobek damai sepi kau angkat senjata tanpa ...
Disini aku berdiri penuh kesadaran diri atas banyaknya duri tertancap melukai hati Dengan penuh kerendahan hati ku mengemis kebaikanmu mengharap kerelaanmu membuka gerbang hatimu Bila kenyataan dan bukan ketakutan yang menggerakkan kita pertanda keihlasan telah ...
Dalam sandaran waktu Ku berlari mencari jejakmu Yang terenggut Oleh seorang sahabat Kepedihan menyiksa jiwa ini Di saat semua itu terjadi dalam kehidupanku , dalam kisah pilu ini rintihan tangis ku merubah cakrawala menjadi ...
Di penhujung lelahku Ku terbaring di sudut kamar ini, menatap malam Yang mulai membisu Malam yang senangtiasa hadir Menyapaku di saat sprti ini, Memberikan cerita Yang tak pernah usai Malam…..bawalah aku terbang Dengan sayap-sayapmu Agar ...
Air mata langit Perlahan mulai Mengguyur bumi ku, Degub jantungku Mulai terasa bergetar, isyaratkan berjuta Kerinduan Malamku yang peka, Denyut nadihku tak hentinya Menyebut sebuah nama, Hingga kelubuk hati kecil ku yang teramat terdalam, kasih….Ada rindu ...
Rasa itu telah terlupakan kenangan itu telah hancur kesedihan terukir dalam kepedihan hingga hanyut dalam lautan keputusasaan Dan di kala malam ku berdiri mentap bulan Ku torehkan nadirmu di jendela sunyi Namun ...