Darmanto Hadi
www.kompasiana.com/hadidarmanto

saya, Darmanto Hadi, lahir pada tanggal 31 Januari 1986 di salah satu kabupaten yang terletak di Bengkulu Utara, saat ini saya sedang mengembangkan karier sebagai Independent Legal Auditor dan Legal Consultant. menulis adalah hobby saya sejak saya duduk di bangku SLTA,
Kompasianer sejak:
26 June 2012
Tulisan : 12 artikel
Komentar : 2 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Cermin

Tentang Mereka yang Mengenal Cintja

Tentang mereka yang jatuh cintja, kadang penuh dengan misteri yang tak bisa diungkap dengan baitan kalimat ataupun dihargai dengan harta. Cintja karena perjalanan yang akan memberi ...

FIKSI | 11 July 2012 09:15

71   0   dibaca Nihil

Cermin

Surat Untuk Sahabat (kenangan Vol II)

Teruntuk kalian Rekan Kerja sekantor di masing bilik kerja. Dengan penuh Cintja, kembali jari ini menari untuk sekedar menyampaikan betapa banyaknya perasan di jiwa tentang perjalanan hidup. Rekan kerja, ...

FIKSI | 28 June 2012 07:36

260   0   dibaca Nihil

Catatan Harian

Surat Untuk Sahabat (kenangan vol I)

kepada Yth. Rekan Seperjuangan Di masing-masing Bilik Kerja. Dengan penuh kasih sayang. Aku berharap kabar kalian dalam  keadaan sehat dan semua berjalan dengan nrmal, baik syaraf, ganguan jiwa dan ...

REP | 27 June 2012 09:26

357   0   dibaca Nihil

Cermin

Dinanitri Gadis Kecil Sepanjang Jalan Sudirman

Dinanitri gadis kecil sepanjang jalan sudirman. Dinanitri gadis kecil terbungkus tangis yang membawa cinta. Di hari-hari nya hanya duka dan tangis air mata hingga bernanah, Dimalam nya pun ...

FIKSI | 27 June 2012 07:39

83   0   dibaca Nihil

Cermin

Alhamdulillah Saya Orang Kaya…

Alhamdulillah saya orang kaya… Saya punya dua kaki yang hebat, kantor saya di lantai 2 jadi saya jarang sekali naik lift, lewat tangga…saya coba kaki saya ...

FIKSI | 26 June 2012 21:49

150   1   dibaca Nihil

Puisi

Pertjakapan Waktu dan Sang Janda

Waktu beranjak malam di hari  gelap, Terbuai lembut dalam tirai kelam dengan tipisnya gaun malam Hangat diantara waktu yang mungkin hanya terpaku diam. lalu diam …diam dan mengeliat ...

FIKSI | 26 June 2012 21:39

106   0   dibaca Nihil

Puisi

“La, Kalau Ku Perhatikan Juminten Tambah Ranum Sahaja”.

05 oktober 2011, waktu telah meninggalkan hari tanpa ada basa basi, 17 tahun yang lalu Juminten dengan keluguannya masih bergelayut manja, Bahkan untuk sekedar mengenal malu pun ...

FIKSI | 26 June 2012 21:28

113   0   dibaca Nihil

Puisi

Dalam Lacurnya Ada Tangis

Malam dipukul 00:00 .. Masih ada jiwa yang bergelayutan dalam nasib yang tak tahu dimana akan diletakan, Berjalan dan tersenyum untuk sebuah lambaian tangan.. Berjalan untuk satu sunggingan ...

FIKSI | 26 June 2012 10:42

103   0   dibaca Nihil

Puisi

Bajingan Itupun Bukan Cacian “Harga Diri yang Terinjak”

Bajingannnnnnnnnnnnnnnnn    (teriak kekerdilan dalam jiwa yang memang kerdil) keparatttttttttttttt       (itu pun masih suara dari kebencian yang terhempas) Bebuyut amarah menghentak dalam aliran darah yang tersentak. Harga diri pun ...

FIKSI | 26 June 2012 10:17

99   0   dibaca Nihil

Puisi

“Kepada Yth, Para Sarjana Hukum di Indonesia”

Kepada Yth. para SARJANA HUKUM Di Indonesia Dahulu mungkin kita berpikir, kita adalah bagian dari penegak hukum, karena kita adalah orang-orang hukum yang terlahir dari fakultas hukum, Dahulu juga ...

FIKSI | 26 June 2012 09:51

136   4   dibaca Nihil

Subscribe and Follow Kompasiana: