Yoully Gumaisha
www.kompasiana.com/gumaisha

Belajar menulis, menulislah, maka kau akan selalu ada.
Kompasianer sejak:
10 May 2010
Tulisan : 18 artikel
Komentar : 231 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Cermin

Jejak Pekat Malam

Biarkan… Biarkan aku saja yang selalu menghubungimu. Tatkala rindu itu menyergap. aku pasti akan menghubungimu. Walo aku tak tahu harus berkata apa. Walo yang kudengarkan hanya desah nafasmu, bagiku ...

FIKSI | 17 July 2012 18:49

83   0   dibaca Nihil

Cermin

Nyanyian Sunyi

Malam beranjak larut, menyisakan serentetan peristiwa yang bersarang pada labirin-labirin otakku, “ku akui, aku memang pernah sayang kepadanya. apapun ku lakukan untuknya, namun apa yang dia  ...

FIKSI | 22 June 2012 20:46

97   2   dibaca Nihil

Cerpen

Ilalang Terkoyak

“Aku ga kenal dia”, ucapmu di suatu ketika, kepada seseorang yang kau kenal baik. dan aku paham, “dia” yang kau maksud dalam ucapmu adalah aku. ...

FIKSI | 21 June 2012 20:55

161   4   dibaca 1 menarik

Puisi

Senandung seperempat abad

Teruntuk seseorang yang disana. hari ini begitu special untukmu, untuk hidupmu. dalam setiap langkahmu, pada setiap hembusan nafasmu. dalam hitungan detak jantung atas ijinNya, betapa nikmat yang banyak DIA ...

FIKSI | 18 June 2012 17:43

63   0   dibaca Nihil

Cermin

Sore Membiru

Temaram senja sore ini, menyiratkan aroma semerbak harum tubuhmu. tak lekang dalam benakku, wewangian khas kepulanganmu, saat lumpur dan cangkul menjadi saksi bisu atas jerih payahmu selama ini. jangkrik ...

FIKSI | 20 January 2012 18:54

78   2   dibaca Nihil

Puisi

Hari dan Senyummu

masih terbayang dalam benakku. disuatu sudut kamar mandi masjid kebanggaan kota ini. Tuhan mempertemukan kita. dari sikapku yang SKSD, akhirnya kita bersaudara. dan hari-hariku setiap akhir pekan, selalu ku lalui ...

FIKSI | 20 January 2012 16:18

140   3   dibaca 1 inspiratif

Cermin

Kepakkan Garuda tetap Membahana

hingar bingar pesta telah usai. dengan menelan korban tewas dua jiwa. kekisruhan susah dilerai. rasa nasionalisme membuncah dalam dada. Hasil menyatakan belum menempatkan pada posisi pertama. namun dari segi kualitas ...

OPINI | 22 November 2011 17:53

51   3   dibaca Nihil

Cermin

Karam Keram

Lika liku kehidupan yang ia lakoni, melantunkan alunan melodi, meskipun parau,menggalaukan hati, kaki jadi kepala, kepala jadi kaki, Ia tak lantas patah arang, melakoni kehidupan yang curang, mentari ia bersamai, sebagai cahaya ...

FIKSI | 19 November 2011 16:48

23   0   dibaca Nihil

Cermin

kereta senja

hilir mudik ular besi d depan mukaku. membawa para pejuang keluarga berjibaku dengan waktu. wajah-wajah letih yang kuyu. tetep berseteru dengan lesu. agar sampai dengan tempat yang dituju. tak dirasa ...

OPINI | 18 November 2011 18:19

27   0   dibaca Nihil

Puisi

Tabir Malam

mentari hari ini kejam. pergi dalam diam. tanpa ucapan,jabat tangan,apalagi berucap selamat jalan.. hatiku yang gerimis. hanya dapat menangis. meratapi keadaan yang miris. seolah beroleh kesedihan yang berlapis. dalam renunganku seorang. hanya bisa ...

FIKSI | 17 November 2011 18:47

86   2   dibaca Nihil

Subscribe and Follow Kompasiana: