Jakarta

"Penghuni" Simpang Susun Semanggi

5 Agustus 2017   10:15 Diperbarui: 5 Agustus 2017   10:21 307 1 0

Satu minggu genap umur dari ujicoba Simpang Susun Semanggi. Mahakarya terbaru dari pemprov DKI Jakarta yang dibangun disekitar Semanggi. Masih dalam proses ujicoba dan akan diresmikan pada hari kemerdekaan 17 Agustus 2017 oleh Presiden Jokowi. Dianggap sebagai jembatan lengkung terpanjang di Indonesia dengan panjang 1.622 m , simpang ini justru menelan korban. Korban untung sjaa bukan korban jiwa melainkan korban yang tersasar. Belum lama ini setelah Simpang Susun Semanggi dapat diujicoba , Habiburokman , Ketua pembina Advokat Cinta Tanah Air tersasar dalam dua kali kesempatan di simpang ini.

Cukup unik bila memang "makhluk tak kasat mata " hanya menganggu seorang Habiburokman. Tidak banyak netizen yang melaporkan keluhan karena tersesat pada jembatan baru tersebut. Beliau bisa mendapat kesempatan dari para roh kesempatan untuk menjahili mereka. Menurut aaya sih ini bukan karena kebetulan. Sebelumnya , Habiburokman sempat menyindir simpang susun Semanggi sebagai suatu karya yang overrated dan terkesan katro. Untung saja tidak dilaporkan oleh si pelapor Kaesang karena sudah menebar kebencian. Lepas dari itu, mungkin para penghuni Simpang Susun Semanggi tersinggung dan marah pada Habiburokman sehingga mereka menggangu beliau dengan membuatnya tersesat. Atau mungkin saja memang plang penunjuk jalan belum lengkap pada jembatan tersebut.

Solusi terbaik untuk Habiburokman agar tak kembali tersesat di Simpang Susun Semanggi adalah bereflkesi dengan apa yang di telah katakan pada jembatan tersebut.Mengakui bahwa penggagasnya adalah seorang Basuki Tjahja Purnama yang anda niat penjarakan.Mengakui bahwa Simpang Susun Semanggi menjadi landmark baru Jakarta yang segar dan keren.Mengakui bahwa jalan tersebut selesai sebelum Anies dilantik. Tak usah minta maaf ke Ahok, tapi mengakui kebaikan seorang Ahok dan mengapresiasi proyek 360 miliar tanpa menggunakan uang rakyat. Semoga aja tulisan saja dibaca oleh Pak Habiburokamn agar tak kembali tersesat karena " makhluk tak kasat mata " di Simpang Susun Semanggi di lain kesempatan.