Backpacking 7 Hari ke Korea Selatan

10 Juni 2011 04:59:35 Diperbarui: 25 Juni 2015 21:39:51 Dibaca : 38859 Komentar : 4 Nilai : 1 Durasi Baca :
Backpacking 7 Hari ke Korea Selatan
Nyoman - Travel Hemat Korea 1

Traveling, liburan, berwisata hemat namun mandiri ke Korea Selatan? Ah mana mungkin?? Mana ngga ngerti bahasa dan tulisannya lagi.... Demikian mungkin keraguan dan kekuatiran yang sering menggelayuti pikiran kita. Nah kali ini, I Nyoman Suhendra dan istri tercinta membagikan pengalamannya melakukan perjalanan 'bulan madu kedua' (ehm...) mengunjungi Korea Selatan di bulan April yang lalu...

Traveling hemat nan mandiri ke Korea ini sudah kami siapkan jauh-jauh hari.  Berawal dari membaca panduan liburan dan wisata hemat ke Korea dalam bahasa Indonesiayakniebook Travel Hemat Korea di  travelhemat.com, kami  tertarik untuk mengunjungi  Negara  ginseng ini. Untungnya lagi, Airasia sedang menjual tiket promonya... waah  kami dapat tiket yang harganya murah banget ... Jadi lebih bersemangat nih hidup...hehe. Perjalanan kami dimulai dengan mengurus visa Korea Selatan yang ternyata sangatlah mudah... Pastikan aja dokumen yang diminta disiapkan dengan lengkap... dan biaya visanya hanya Rp.282.000 jika mengurus langsung ke kantor Kedutaan Besar Korea Selatan.

Perlu diketahui, kami tidak bisa berbahasa Korea dan tidak mengerti tulisan Korea barang sedikit pun dalam melakukan perjalanan ini. Tapi tetap saja kami nekad jalan sendiri tanpa ikutan tur dari biro jasa perjalanan. Dan hasilnya, kami tetap bisa pulang ke Indonesia tanpa kurang suatu apapun... Jadi untuk teman-teman lainnya yang kuatir masalah bahasa saat berkunjung ke Korea, ngga usah berkecil hati untuk melakukan perjalanan independen ke negeri ginseng ini... Awal bulan April 2011, kami berangkat. Dari LCCT Kuala Lumpur kami terbang ke Incheon dengan AirAsia X (D7) pesawat jenis A330-300 dengan kursi 3-3-3 (dua lorong) perjalanan makan waktu kurang lebih 6 jam 45 menit. Tiba di Incheon airport jam 22.30 waktu setempat. Saat di imigrasi kami merasa was-was karena orang-orang yang di depan kami disuruh masuk ke ruang khusus...wah ada apa yaa... Tapi Alhamdullilah kami berdua tidak mengalami seperti mereka... Petugas imigrasi langsung memberikan stempel pada passport kami... Hmmmm amaaann. Setelah itu kami langsung ambil koper, terus mampir ke gerai 7 eleven beli T-money KRW 23.000 untuk perjalanan 6 hari ke depan.

Di luar bandara, udaranya sangat dingin sekali,  buru-buru kami berjalan menuju stasiun kereta AREX untuk ke Seoul station. Di Seoul station kami harus pindah kereta dalam kota (subway)  turun di Jongno 3 Station. Saat itu waktu sudah menunjukan jam 00.30 dini hari... Agak kuatir juga sih kami...sepiiiiii euy..... Sambil menarik koper kami teruskan langkah untuk mencari Yims House Hotel tempat kami menginap selama di Seoul. Dan dengan hanya bertanya sekali saja kami sudah menemukan hotelnya... Alhamduillilah , lega rasanya sampai hotel... Harus kami akui Seoul amat sangat amaaaannn ntuk turis.. Kebetulan kami juga mencari dan memesanan penginapan murah tersebut melalui situs travelhemat.com juga. Hotel kami kecil tapi bersih dan ada pemanasnya di lantai. Meskipun kamar ada AC tapi tidak bisa dinyalakan karena ngga  ada remotenya...hehehe. Ternyata AC ini dinyalakan hanya pada musim panas aja (summer). Kami berdua sangat menikmati suasana di Seoul. Suasana yang aman, nyaman, bersih dan teratur. Tempat yang kami kunjungi selama di Seoul antara lain Chandeokgung Palace dan Royal Shrine yang ternyata sangat dekat sekali dengan hotel kami, hanya 5 menit saja untuk mencapai komplek istana megah tersebut. Kemudian kami lanjutkan ke Gheobokgung Palace, Ghwanghamum, Deoksogung Palace, Cheonyyacheon, Insadong, Myeongdong, Nandaemun, Dongdaemun, Hanok Village dan Namsan Park (Seoul N-Tower), Lotte World dan Coex Mall.

Pada hari kelima kami menuju Busan dengan menggunakan free shuttle bus yang disediakan gratis dalam rangka visit Korea 2010-2012. Kami hanya ambil tiket one way saja karena kembalinya kami mau mencoba naik KTX, kereta cepatnya Korea. Selama di Busan kami berjalan-jalan di Hyundae beach, Gwangalli beach, Shensagae Centum City yang katanya the largest mall in the world.  Malam harinya kami kembali lagi ke Seoul. Hari terakhir, kami gunakan paginya jalan-jalan ke Insadong untuk mencari oleh-oleh sampai sore... kebayangkan pegelnya, hehehe.... Tapi area ini benar-benar menarik dan unik. Terus malam harinya, kami melanjutkan perjalanan ke Seoul Station naik kereta AREX menuju ke Incheon Airport dan selanjutnya terbang kembali ke tanah air via Kuala Lumpur.

Jika Anda punya FB atau Twitter, tolong share ya pengalaman ini ke teman-teman atau kerabat Anda sekalian supaya mereka bisa mendapat manfaat dari perjalanan ini...

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana