Gie Antara
www.kompasiana.com/gieantara
| Tulisan | : | 31 artikel |
| Komentar | : | 55 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
Ini tentang kita tentang jiwa, tentang rasa, juga tentang asa tentang jalan yang terseret bukan jalan yang terlangkah… Mungkin tertatih karena lemah percaya menikmati beda dan bukan menyatukannya… Mungkin kamu yang salah, ...
Duuuaaarrrr! Begitulah bunyinya. Bunyi yang semakin akrab di telinga masyarakat Indonesia sekaligus indah disanubari sang teroris. Biadab! Demi sebuah kegoblokan, sang teroris rela menganiaya diri ...
Puluhan tahun yang lalu, setiap tidur malamku selalu dimulai oleh cerita pendek sang kakek. Seseorang yang bangga dengan sebuah negara bernama Indonesia dan tak pernah ...
Karena ku telah sendiri serupa kabut pertengahan pagi hampir hilang tersulam mentari tapi cinta tetap disini… Masa lalu menghampiriku menarik ujung pakaianku menahan setengah langkah dan menutupi pandangan kalbu… Baiknya kuberjalan pelan meski ada ...
Waktu menunjukkan pukul 10 malam. Sementara aku masih berkutat pada sebuah usaha untuk tidur yang dihalangi oleh rasa nyeri di gigi. Ingin sekali terlelap dan ...
Masih di seperdelapan malam sebuah masa terhitung mata terjaga waktu ketidakwajaran tanpa mimpi dan nyatanya semua masih tentangmu.. Jika embun saja halus meresap mengapa tidak kapada rasaku yang tak pernah kukenal ...
Motor sudah saya panaskan, memang jadul, tapi kalo udah ngebut wuih bukan main, kadang malah ga mau berhenti. Handsfree siap terpasang dikuping, lagu-lagu mp3 terpilih ...
Demokrasi merupkan pilar penting didalam kehidupan bernegara, dan Indonesia telah berpengalaman melaksanakan berbagai system demokrasi, mulai dari demokrasi parlementer hingga demokrasi terpimpin, dan sekarang domokrasi ...
Saya baru saja membaca buku yang isinya merupakan sikap dan pikiran-pikiran Bung Karno semasa hidup, dari sekian banyak jalan pikirannya yang nasionalis, modern, dan bahkan ...
Temaram ini lumpuhkan aku, terdiam termangu mengutuk jiwa, memendam hasrat lalu mengukir kekeliruan, melepasmu untuk terbang ke ARAH LAIN.. Kearah yg tak lagi sama, terbang bersembunyi di bintang yang berbeda, tak ...