PILIHAN HEADLINE

Pesona Warna Ungu Kesukaan Ibu Iriana

17 Maret 2017 15:02:02 Diperbarui: 18 Maret 2017 17:46:24 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :
Pesona Warna Ungu Kesukaan Ibu Iriana
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana. (sumber foto: beritagar.id)

Ibu Iriana Joko Widodo selalu terlihat anggun di setiap acara kenegaraan, khususnya ketika sedang mendampingi Presiden Joko Widodo berkunjung ke luar negeri. Beliau meneruskan tradisi seorang Ibu Negara Republik Indonesia yang selalu mengenakan kebaya sebagai pakaian nasional Indonesia dan wastra Nusantara seperti batik, tenun, songket, dan lain-lain. Meskipun banyak dibilang lebih sederhana dari gaya Ibu Ani Yudhoyono yang merupakan pendahulunya, tetapi beliau tetap mendapat pujian dari banyak pengamat busana baik di Indonesia maupun internasional.

Apabila dicermati, ada satu hal yang menarik dari busana-busana yang dikenakan oleh Ibu Iriana. Beliau terlihat sangat sering memilih ungu sebagai warna dasar kebayanya. Bisa dibilang warna ungu adalah warna kesukaan beliau. Adakah makna di balik pilihan beliau pada warna ungu tersebut?

Aneka busana ungu yang dikenakan Ibu Iriana ketika di luar negeri. (dari berbagai sumber)
Aneka busana ungu yang dikenakan Ibu Iriana ketika di luar negeri. (dari berbagai sumber)
Berikut ini tiga hal yang menjadi latar belakang warna ungu sebagai favorit Ibu Iriana, menurut pendapat penulis:

1. Warna Ungu Sesuai dengan Citra Seorang Ibu Negara
Psikologi warna adalah suatu keilmuan yang mengartikulasi persepsi manusia terhadap warna-warna yang ada di sekeliling kita. Setiap warna memberikan kesan tertentu yang berbeda-beda satu sama lain. Warna seakan mampu berbicara dan mempengaruhi suasana hati seseorang.

Ungu adalah warna yang memberikan persepsi utama mengenai majestic dalam psikologi warna. Menurut pengertian pada Kamus Bahasa Inggris Cambridge, majestic mempunyai makna keindahan, kebangsawanan, dan mengundang kekaguman. Dalam versi yang lain, warna ungu juga disebut memiliki kesan tentang kemegahan dan elegan.

Kesan-kesan dari warna ungu tersebut ternyata sangat sesuai dengan citra yang ingin ditampilkan oleh seorang Ibu Negara. Saat hadir bersama Presiden di acara-acara resmi, semua mata akan tertuju tidak hanya kepada Presiden selaku Kepala Negara namun juga kepada Ibu Negara. Oleh karena itu, keduanya perlu tampil dengan elegan dan ‘wah’. Terlebih lagi mereka merepresentasikan Indonesia, suatu negara besar dengan jumlah penduduk banyak dan wilayah geografis luas, serta punya pengaruh yang semakin meningkat secara politik, ekonomi dan sosial budaya di dunia.

Alih-alih memunculkan kesan megah dengan memakai perhiasan yang berkilau atau tas bermerk internasional dengan harga mahal, Ibu Iriana menampilkannya melalui warna busana ungu. Hal ini bisa jadi karena karakter beliau yang sederhana sehingga beliau kurang suka bila terlihat terlalu ‘kinclong’ dengan aneka aksesoris emas dan berlian atau tas yang harganya senilai mobil itu. Sungguh suatu hal yang sangat brilian dan terpuji.

2. Warna Ungu Bersifat Netral Secara Politik di Indonesia
Tak bisa dipungkiri bahwa segala sesuatu bisa diinterpretasikan secara politis di Indonesia. Hal itu tak terkecuali dengan aktivitas atau barang yang dikenakan oleh Presiden dan Ibu Negara. Semua orang memperhatikan sosok Presiden dan Ibu Negara melalui pemberitaan di media massa dan media sosial. Hal kecil apapun dapat diangkat menjadi pembicaraan umum, termasuk busana yang dipakai oleh Ibu Negara. Apalagi di saat situasi demokrasi Indonesia masih sering tersengat hal sensitif seperti sekarang ini.

Ketika sedang bertugas sebagai Ibu Negara, beliau tentu diharuskan bersikap netral dan tidak menonjolkan afiliasi pada golongan tertentu. Hal ini karena Ibu Negara adalah milik semua orang Indonesia, tak terbatas pada partai politik tertentu, termasuk yang mengusung Presiden ketika pemilihan lalu.

Ibu Iriana sepertinya berusaha menghindari adanya komentar-komentar 'nakal' dari lawan politik Presiden, para pengamat politik atau masyarakat umum. Di Indonesia, warna tertentu bisa diartikan mengarah ke suatu partai politik. Sebagai contoh, warna merah identik dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), warna hijau melambangkan partai-partai Islam, warna biru disebut-sebut dekat dengan Partai Demokrat, sedangkan warna kuning seolah miliknya Partai Golongan Karya.

Bagaimana dengan warna ungu? Hingga saat ini, belum ada partai politik di Indonesia yang mengusung warna ungu sebagai identitasnya. Warna ungu juga tidak muncul di lambang partai politik manapun. Maka, dapat dikatakan bahwa busana berwarna ungu yang dipakai oleh Ibu Negara punya sifat yang netral dan tidak dapat dipolitisasi oleh siapapun.

3. Warna Ungu Terlihat Cantik Dipadu Padankan dengan Beragam Wastra Nusantara
Ketika mengenakan kebaya, Ibu Iriana memakai wastra Nusantara sebagai kain bawahan. Mulai dari batik, tenun, songket, hingga endek semuanya bergiliran dipakai. Batiknya pun tak hanya yang bermotif dari Solo, kampung halaman Presiden Joko Widodo. Batik Betawi, batik Jogja, batik Pekalongan, batik Cirebon hingga batik dari Jawa Timur dipilih oleh beliau.

Pemakaian wastra Nusantara yang tak hanya bermotif dan berwarna indah tapi juga kaya akan nilai filosofis ini merupakan bagian dari diplomasi busana oleh seorang Ibu Negara. Kain-kain tersebut adalah identitas bangsa Indonesia yang harus diperkenalkan ke seluruh dunia. Selain itu, wastra Nusantara juga menunjukkan keagungan budaya yang dimiliki oleh Indonesia.

Melihat foto-foto Ibu Iriana ketika memakai busana ungu, maka nampaknya warna itu sangat cocok dipadu padankan dengan wastra Nusantara. Hal itu karena warna ungu tidak terlalu terang namun juga tidak terlalu gelap, sehingga warna padanannya bisa lebih timbul dan hidup. Motif-motif batik dan tenun terlihat makin cantik menjadi kain bawahan untuk kebaya warna ungu. Tentunya batik atau tenun yang paling pas adalah yang berwarna coklat dan merah, baik yang 'tua' maupun 'muda'.

Ibu Iriana dan Ibu Mufidah mengenakan busana ungu ketika Upacara HUT RI tahun 2015. (sumber foto: tribunnews.com)
Ibu Iriana dan Ibu Mufidah mengenakan busana ungu ketika Upacara HUT RI tahun 2015. (sumber foto: tribunnews.com)
Jadi, pilihan warna ungu yang difavoritkan oleh Ibu Iriana ternyata bukan sekedar ketidaksengajaan. Ada makna dan tujuan yang melandasi kesukaan itu. Semoga diplomasi busana Indonesia yang dilakukan oleh Ibu Negara kita akan semakin berkibar dan memesona.

Gentur Adiutama

/genturtama

TERVERIFIKASI

Pecinta bulutangkis dan pengagum kebudayaan Indonesia
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana