Renungkan Sejenak

11 Januari 2011 17:23:45 Diperbarui: 26 Juni 2015 09:42:16 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :

Rinduilah aku,

sang hijau yg berkicau.



Menyapa harimu serupa taman firdausy, sejuk dan ayu.



Sesungguhnya, aku tak mengenal sejatinya waktu.



Tapi ia yg terus mengikutiku, dan memanggilku HIJAU!



Terkadang para pengusaha mengelus-elusku dg mobil raksasa sewaannya.



Tak hanya itu, diriku ini terus diburunya. Bussnisman itu mengaku kalau membabat habis siapa aku, ia akan kaya.



Ah, aku kian tak mengerti dg sepotong rasa dari mereka.

Kemanakah?

Gaung Gerimis

/gaunggerimis

Pernahkah kau dengar gaung dalam gerimis? Ataukah kau pernah menjumpai gerimis lewat gaungnya? lewat gaungku? Percayalah, gerimisku adalah gaungmu.. gaungku adalah gerimismu..
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana