Kupilih Jadi si Fakir yang Selamat Sajalah

19 April 2013 17:57:49 Dibaca :

saat bertemu denganmu
aku termangu akan banyak ceritamu
bertutur seakan tak menyalahkan para tetamu
mengaku tak pandai hanya sekedar menyeru
rupanya kau sedang menyaru


hati kecilku tak mau dibohongi
aku cuma bertanya, apa arti semua ini
kok jawabmu nanti akan mengerti sendiri
wah rupanya banyak teka teki
katamu jangan ilmu yang dipakai memahami



lantas ???




bila ada yang berujar selamat akherat harus berilmu
selamat dunia harus pakai ilmu
sementara ilmu ditanggalkan saat berhadapan denganmu
walah walah aku jadi tak tahu dan malu
bagaimana cara menjalani kehidupanmu

masih ada juga aliran seperti itu
untung aku bukan seorang peragu
walau bodoh dan fakir ilmu
semoga jalan selamat tetap ketemu
dan hanya kepadaNya, aku berharap atas keselamatanku




Sekelumit pengalaman saat sang maha kuasa memperjalankan diriku ketemu seseorang yang kata sebagian orang disebut sebagai guru. Menurutku ybs kurang berilmu, karena mengklaim bahwa dirinya sudah melakoni, menjalankan perintah dan menjauhi larangan yang ada tanpa bimbingan utusanNya. Tidak mau peduli yang lainnya, kecuali yang satu. Semua dikembalikan pada hakekatnya hanya kepadaNya, lainnya hanya ciptaanNya bukan siapa-siapa yang tak layak di percayai apalagi harus diimani. Dilarang berpikir saat mau beramal sholeh, lantas akal pikiran yang diciptakan Allah ini mau dipakai untuk apa, ya lebih baik membuat puisi saja, ada yang membaca dan mengomentari syukur-syukur bisa nambah teman di dumay untuk sambung silaturahmi?

Gangsar Mangkasaro

/gangsar

TERVERIFIKASI (HIJAU)

melihat dengan kaca mata kebenaran.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?