Perkembangan Kognitif Masa Kanak-kanak (7-12)

01 Desember 2016 01:10:10 Diperbarui: 01 Desember 2016 01:32:52 Dibaca : Komentar : Nilai :

            Perkembangan kognitif ini dikembangkan oleh Jean Piaget, seorang psikolog swiss yang hidup pada tahun 1896-1980

  • Pengertian Perkembangan Kognitif
  •            kognitif  itu adalah proses yang terjadi secara internal di dalam pusat susunan saraf  pada waktu manusia sedang berpikir (Gangne dalam jamaris, 2006).
  • Tahap-Tahap Perkembangan Kognitif
    • Tahap
    • Usia/Tahun
    • Gambaran
    • Concrete operational
    • 7-11
    • Anak dapat berfikir secara logis mengenai peristiwa-peristiwa yang kongkrit dan mengklasifikasikan benda-benda kedalam bentuk-bentuk yang berbeda.
    • Formal operational
    • 11-15
    • Anak remaja berfikir dengan cara yang lebih abstrak dan logis. Pemikiran lebih idealistik

    • Perkembangan Bicara Atau Bahasa Masa Kanak-Kanak (7-12)
    • Mampu menyusun kalimat tunggal yang sempurna
    • Mampu membentuk kata-kata baru yang lucu
    • Mampu menyatakan pendapatnya tentang perbandingan
    • Dapat menyusun kalimat majemuk
    • Timbul pertanyaan-pertanyaan
    • Menurut Syamsul Yusuf faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa yaitu kematangan pada organ-organ yang berfungsi untuk berbicara dan proses belajar. dengan kedua faktor tersebut individu dapat mengembangkan keterampilannya sebagai berikut:
    • Dapat berkomunikasi dengan orang lain
    • Dapat menyatakan isi hatinya
    • Terampil mengolah informasi
    • Mampu mengembangkan kepribadiannya
    • Perkembangan sosial
    • sering bertambahnya usia sang anak akan bertambah lingkupnya dari hanya dengan keluarga inti kemudian dengan orang lain di lur keluarga inti. supaya mampu menunjang kiprah sang anak di kanca sosial sang anak harus memperhatikan keterampilan bersosial dengan baik.
    • Perkembangan emosional
    • Emosi itu adalah suatu keadaan yang kompleks dapat berupa perasan atau pikiran yang ditandai oleh perubahan biologis yang muncul dari perilaku seseorang.
    • ciri-ciri anak yang mengalami temper tantrum:
    • Memiliki kebiasaan yang tidak teratur seperti tidur, makan dan buang air besar.
    • Sulit menyukai situasi, makanan dan orang baru.
    • Lambat dalam beradaptasi dengan lingkungan.
    • Suasana hati lebih sering negatif
    • Mudah terprovokasi
    • Sulit dialihkan perhatiannya .
KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL humaniora
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article