Peran Agent of Change dalam Pengembangan Wisata Alam

16 Juni 2017   14:38 Diperbarui: 16 Juni 2017   15:06 25 0 0
Peran Agent of Change dalam Pengembangan Wisata Alam
Dok.pribadi

Malang merupakan sebuah kota dengan sejuta pesona wisata alam. Salah satu wisata alam yang masih asli dan belum terekspos adalah Coban Glotak. Lokasi wisata alam Coban Glotak terletak di Dusun Bedalisodo, Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, 18 KM dari pusat Kota Malang. Coban Glotak ini tergolong Coban yang baru saja eksis di kalangan masyarakat. Karena tergolong Coban yang masih baru, Coban ini kurang begitu terawat. Banyak sampah berserakan di sekitar area coban, putunjuk arah yang kurang terkadang juga membuat para pengunjung bingung dan sering kali salah dalam mengambil jalur, seperti yang di alami oleh beberapa Mahasiswa KKN dari Universitas Negeri Malang, Hasan, Grace, Brina dan Zulfa yang tersesat saat menuju Coban.

Keadaan tersebut telah menggerakkan hati Mahasiswa UM yang KKN di Dusun Bedalisodo untuk membuat sebuah program kerja yang dapat mengembangkan wisata alam Coban Glotak agar lebih baik. Hasan memprakarsai ide untuk membuat petunjuk arah dan penanda spot foto yang menarik di sepanjang jalan menuju Coban sehingga pengunjung tidak tersesat dan tidak terlewat untuk berfoto di situs batu tumpuk yang legendaris. Brina yang geram dengan sampah yang berserakan di area Coban, tergerak hatinya untuk membuat program kerja berupa Gerakan Sadar Tempat Sampah. Grace yang merupakan mahasiswa dari Pendidikan Teknik Bangunan, berinisiatif untuk mengembangkan taman di sekitar area coban sehingga lebih menarik dan lebih enak dipandang. Tak lengkap rasanya apabila Coban yang indah ini tidak dipublikasikan di media sosial, maka Zulfa yang sedikit mengerti tentang fotografi dan videografi membuat sebuah video publikasi yang diharapkan mampu mengekspos keindahan Coban Glotak agar lebih banyak dikenal dan mampu menarik lebih banyak pengunjung. Empat program kerja ini terangkum dalam satu kesatuan program kerja yang berjudul Pengembangan Wisata Alam Coban Glotak.

"Mahasiswa kan dikenal sebagai Agent of Change, jadi saya berharap saya dan teman-teman bisa meberikan perubahan terhadap Coban Glotak yang mana perubahan tersebut juga akan berdampak terhadap masyarakat" ujar Hasan saat di temui di Posko KKN Dalisodo saat bersiap-siap dengan teman-teman lainnya untuk melaksanakan proker besar tersebut.

Ardanu sebagain koordinator kelompok sangat mendukung program kerja ini, "Saya sebagai koordinator kelompok hanya bisa mendukung apa yang dilakukan anggota saya selama itu masih baik".

Dalam melaksanakan program kerja ini Mahasiswa UM yang KKN di Bedalisodo bekerjasama dengan pengelola Coban Glotak yakni Pak Ngatemun yang juga merupakan wakil masyarakat di LMDH. "Walaupun mungkin yang dilakukan adek-adek mahasiswa KKN UM ini sederhana, tapi hal ini dapat membawa perubahan besar terhadap Coban Glotak itu sendiri. Seperti yang kita ketahui bahwa sesuatu yang besar dimulai dari hal-hal yang sederhana dulu, ya toh mbak" ujar Pak Ngatemun.

Semoga program kerja yang dilaksanakan Mahasiswa KKN UM 2017 bisa membawa manfaat tidak hanya terhadap Wisata Alam Coban Glotak tetapi juga terhadap masyarakat sekitar.