Prestasi Putra Prabowo Subianto Mendunia

29 Maret 2014 15:57:57 Dibaca :
Prestasi Putra Prabowo Subianto Mendunia
-

Di saat sang ayah, Prabowo Subianto sibuk dengan kampanye pencapresannya. Dan langkahnya merangkul FPI yang sedang ramai dibicarakan. Didit Hediprasetyo, putra semata wayang Prabowo Subianto tidak turut di kancah politik sebagaimana ayahnya. Dia punya interest yang berbeda. Prestasinya membanggakan. Diam-diam, Didit telah mengharumkan nama Indonesia di kancah Fashion Internasional.

.


Gambar: news.runawaypassport.com

.

Didit belajar desain fashion selama 4 tahun di Parsons New York (Parsons School of Design, sekarang Parsons the New School for Design) dan Parsons Paris (Ecole Parsons à Paris). Untuk memperkaya wawasan dia juga mengambil kursus melukis, fotografi, dan sejarah seni. Didit memperoleh penghargaan Silver Thimble 2006 untuk karyanya sebagai pelajar, dan lulus 2007.

Di panggung Paris Fashion Week, rancangan Didit Hediprasetyo berada bersama karya Giorgio Armani, Christian Dior, Georges Chakra, Zuhair Murad, Versace, Jean-Paul Gaultier, dan desainer kelas dunia yang lain. Didit tercatat sebagai perancang busana yang masuk daftar official of calendar Paris Fashion Week yang menggelarkan peragaan untuk perancang internasional.

Didit juga tercatat sebagai desainer kedua setelah Karl Lagerfeld dan pertama di Asia, yang diajak berkolaborasi oleh perusahaan mobil papan atas Jerman, BMW. Didit adalah perancang desain interior dan eksterior BMW Individual 7 Series yang diluncurkan pada 2012 dan hanya diproduksi lima unit.

Berikut ini adalah karya-karya Didit Hediprasetyo di Paris Couture Fashion Week Spring Summer 2014:

.

1396026560699201533

.

13960265911104189127

.

13960266441726282720

.

13960266861421265350

.

1396026725578867314

.

13960267591044052367

Gambar: vogue.co.uk
.


Inilah Didit Hediprasetyo, anak singa yang mendunia.

13960264642060546616

Gambar dari : anggunesia.tkf.yuku.com

.

- Esther Wijayanti –

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?