Layang-Layang Putus, Kembalilah!

18 Desember 2012 00:21:42 Dibaca :

Dunia dibalik cermin mata hatiku ternyata tidak sesuai dengan apa yang mata fanaku lihat.Salah siapakah ini?Ragaku melangkah mengikuti arus nafsu atau arah pikir ataukah juga nuraniku tanpa nafsu?? Langit menampakkan kegundahan dirinya melalui suramnya aura….aku bingung……kilat menggoreskan tinta emas membelah keangkuhan angkasa yang berkuasa atas alam…..aku bingung….apa mau alam…apa mauku….apakah sama… Kegundahan alam pikir dan kalbu seorang pengkhayal ini terus mengoyak hingga menembus urat syaraf..menghancurkan logika,bercampur dengan darah,mengalir ke seluruh organ tubuh ini..….gila….apakah aku gila? Hanya karena sebuah perang pemikiran yang mudah sekali membinasakan kekuatan prinsip jiwa ini……. Aku harus bagaimana…wahai dzat pemilik kekuatan tak terbatas…? Apakah aku hanya diciptakan sebagai perusak dengan embel-embel menjadi khalifah? Ya Rabb…mengapa Engkau memberikan sebuah amanah yang begitu berat seberat memegang bara api di tanganku? Memang secara akal itu sangatlah tidak mungkin,namun Engkau tahu segala apa yang aku tak tahu karena aku adalah makhluk yang hina dihadapan-Mu Tapi..Yaa Rabb…makhluk hina ini menduakan Engkau…Menuhankan logika semata bahkan nafsu…aku tak kuat…maka gilalah aku…!berusaha menembus segala rahasia-Mu yang sesungguhnya tak pantas kuketahui,lancangkah aku bila ingin mengetahui segala sesuatu tentang engkau…! Nyatanya tidak mungkin…Kau Maha Kuasa atas yang berkuasa tapi Kau Maha Penyayang atas segala penyayang… Yaa Rabb….makhluk hina-Mu saat ini selalu memandang lumpur dalam kubangan…tak sadar bahwa dalam kegelapan malam hadir bintang-bintang…tersenyum..merayuku untuk meliriknya… Yaa Rabb…aku tahu Engkau selalu memberi janji yang haq..namun apakah aku mampu?tuntunlah aku dengan pustaka wahyu kebenaran sempurna…abadi..terjaga..oleh-Mu… Aku ingin Qolbuku tidak terombang-ambing dalam gelombang nafsu dan arus kemaksiatan…aku mohon tuntunlah aku untuk menegakkan hukum-Mu di muka bumi ini walaupun,berbagai lidah menyayat hati dan keimananku..sesungguhnya aku takut akan sayatan yang jauh lebih menyayat nanti pada hari penimbangan yang paling hakiki…! Aku akan gila apabila Engkau meninggalkanku..! Surabaya,20 Februari 2006

Endahing Noor Iman Pustakasari

/endahpustakasari

Aku "SI GEMBEL" (Senang Ilmu Gembira Belajar)
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?