Media

Peran Media Massa: Perilaku Masyarakat untuk Peduli dengan Konservasi Tumbuhan

13 September 2017   12:38 Diperbarui: 13 September 2017   12:41 107 0 0

Jurnal yang berjudul "Peran Media Massa Dalam Perubahan Budaya Dan Perilaku Masyarakat Untuk Peduli Dengan Konservasi Tumbuhan" ini berisi tentang bagaimana peran media massa dalam mempengaruhi atau merubah pikiran, sikap,  perilaku dan kebudayaan pada suatu kelompok atau masyarakat khususnya terhadap isu konservasi tumbuhan.

Abstrak yang disajikan oleh penulis menggunakan dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris (bahasa internasional). Secara keseluruhan abstrak berisi tujuan penelitian, teknik apa yang digunakan peneliti dalam mencari data, menggunakan pendekatan apa, teknik pengumpulan sampel, dan pendekatan apa yang digunakan oleh peneliti. 

Subjek dalam penelitian ini adalah Kebun Raya. Kebun Raya sebagai lembaga pemerintah yang mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk melakukan konservasi tumbuhan memanfaatkan peran media massa dalam menunjang tugas pokok dan fungsinya, untuk mengedukasi masyarakat untuk melakukan perubahan budaya dan perilaku masyarakat untuk peduli konservasi tumbuhan. 

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peran media massa dalam perubahan budaya dan perilaku masyarakat untuk peduli dengan konservasi tumbuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Data didapatkan peneliti melalui wawancara dan dokumentasi. 

Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara dan dokumentasi. Proses analisis data menggunakan cara Stake.  Ada tiga teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu perspektif peran media, teori semiotik dan teori norma budaya untuk menjelaskan adanya hubungan antara media dan budaya.

Dibagian pendahuluan berisi penjelasan mengenai apa peranan penting media massa, bagaimana pengaruh media massa terhadap perubahan perilaku masyarakat, apa kelebihan media massa. Pada paragraf kedua penulis menjelaskan tiga peranan penting media massa, hal ini dilakukan untuk mempermudah pembaca dalam memahami apa peranan media massa yang sebenarnya. 

Adapun peranan penting media massa yaitu pertama, media dapat memperluas cakrawala pemikiran. Kedua, media massa memusatkan perhatian. Ketiga, mampu mengangkat aspirasi media massa. Dari ketiga peranan tersebut, penulis menyimpulkan bahwa media massa media massa memiliki kelebihan dan peranan penting karena media massa yang menyampaikan informasi secara efektif, efisien dan terus menerus dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat sehingga dapat terjadi perubahan perilaku.

Kalimat pada paragraf kedua didukung oleh paragraf ketiga dimana pengaruh media massa terhadap perubahan perilaku dikuatkan dengan adanya tiga paradigma yang menyatakan bahwa media massa adalah pelopor perubahan. Tiga paradigma tersebut antara lain : pertama, media massa sebagai institusi pencerah masyarakat, yaitu perannya sebagai media edukasi. 

Media menjadi media yang setiap saat mendidik masyarakat supaya cerdas, terbuka pikirannya dan menjadi masyarakat yang maju. Kedua, media informasi yaitu media yang setiap hari menyampaikan informasi kepada masyarakat. Informasi yang banyak dimiliki masyarakat menjadikan masyarakat sebagai masyarakat dunia yang dapat berpartisipasi dengan berbagai kemampuannya. Ketiga, media hiburan. Sebagai pelopor perubahan media juga menjadi institusi budaya, yaitu institusi yang setiap saat menjadi corong kebudayaan, katalisator perkembangan budaya. Agar perkembangan budaya bermanfaat bagi manusia bermoral. Berdasarkan kalimat diatas dapat kita lihat bahwa media massa tidak hanya sekedar memiliki peran sebagai penyebar informasi saja melainkan juga berperan untuk mendidik dan menghibur masyarakat. Ketiga unsur itu tentunya harus tetap terpenuhi karena jika salah satu unsur tersebut tidak terpenuhi maka fungsi media massa itu akan berat sebelah.

Apa kaitan media massa dengan komunikasi lingkungan ?

Di era modern saat ini tanpa kita sadari banyak sekali masalah lingkungan yang terjadi disekitar kita. Baik itu masalah kebakaran hutan, eksploitasi SDA (Sumber Daya Alam) secara besar-besaran hingga isu yang sering diangkat yaitu global warming. Hal-hal tersebut sebenarnya tidak asing ditelinga kita dan sering kita dengar dan lihat. Namun sikap masyarakat mengenai hal tersebut cenderung acuh dan tidak peduli dengan kerusakan lingkungan yang terjadi. Jika hal ini terus berlanjut tentunya dapat merugikan kehidupan masyarakat itu sendiri. 

Seperti yang dijelaskan pada paragraf tiga, media massa memiliki tiga paradigma yaitu sebagai media edukasi, media informasi dan sebagai media hiburan. Berdasarkan ketiga hal tersebut, media massa pun dapat dimanfatkan dan digunakan sebagai cara untuk mengedukasi masyarakat mengenai isu-isu seputar lingkungan. Sifat media massa yang lebih efektif dan efisien dianggap sebagai alat yang tepat dalam menyebarkan informasi. Contoh kasus peran media massa dalam menyebarkan isu lingkungan dan mengubah perilaku masyarakat :

Kebun Raya memanfaatkan momen perayaan Hari Ulang Tahun Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor -- LIPI yang memasuki usia 2 (dua) abad melalui tayangan 360 di Metro TV. Kebun Raya menggangap bahwa dengan menggunakan media massa sebagai alat untuk menyampaikan informasi lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan menggunakan cara tradisional. 

Hal ini terbukti dengan terjadinya peningkatan kepedulian mayarakat terhadap konservasi tumbuhan yaitu adanya peningkatan jumlah pengunjung ke Kebun Raya Bogor -- LIPI. Bisa disimpulkan bahwa media secara tidak langsung ikut berperan dalam membantu menyebarkan informasi secara cepat dan tepat sasaran, karena di era modern saat ini masyarakat sangat tergantung dengan adanya media massa karena memudahkan mereka dalam mencari informasi.

Kesimpulan

Menurut saya jurnal tersebut sudah cukup baik karena penulis telah menjabarkan secara terperinci mengenai apa saja peran dan juga pengaruh media massa terhadap perilaku masyarakat terkait tindakan konservasi tumbuhan. Selain itu penulis juga menambahkan contoh kasus bagaimana media berperan sebagai penyebar informasi tentang isu lingkungan, hal ini tentunya dilakukan untuk mempermudah pembaca dalam memahami mengenai peran media massa itu sendiri. 

Pada paragraf kedua penulis menjelaskan ada tiga peranan penting media massa, yaitu  pertama, media dapat memperluas cakrawala pemikiran. Kedua, media massa memusatkan perhatian. Ketiga, mampu mengangkat aspirasi media massa. Hal ini dilakukan agar pembaca mengetahui atau mengingat kembali apa sebenarnya peran media massa bagi masyarakat.