Edu Badrus Shaleh
www.kompasiana.com/edubadrus

peradar malam. tinggal di http://lelakimatahari.blogspot.com
Kompasianer sejak:
5 August 2012
Tulisan : 19 artikel
Komentar : 17 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Puisi

Nyanyian Demonstran di Depan Dubes Amerika

(sajak untuk Mama Sam) “Hujatlah Muhammad, maka akan kupenggal lehermu!” “Hujatlah Nabiku, maka akan kukunci otot-ototmu!” Aku adalah halilintar di siang kemarau seorang penangis di tengah panas ritmis atas kehendak ...

FIKSI | 27 September 2012 13:25

77   0   dibaca Nihil

Puisi

Kurayu Tuhan Sampai Tersipu Malu

ia mengerlip kedua matanya batang-batang cinta terkelupas di antara permohonan rindu aku memandang sederas sungai sehangat kucuran air di telaga kausar ia malu-malu seperti genit kucubit asma ia mengecupku tersipu inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil ...

FIKSI | 15 August 2012 20:43

147   0   dibaca 1 bermanfaat

Puisi

Dalam Rengkuh Doa

gemetarku memuasakan seluruh jiwa gemetarku manyabuk kuldesak yang ronta adakah salah sebuah kalah adakah jawara sejumput resah dalam rengkuh doa istighfarku roboh di tebing-tebing hampa perang yang tak usai musuh dalam diri ...

FIKSI | 15 August 2012 03:43

55   0   dibaca 1 inspiratif

Cermin

Maling

“Wahai para santri sekalian… Jika kalian ingin menjadi orang sukses, maka kalian mesti bekerja sebagaimana orangtua kalian bekerja! Kalau orangtua kalian petani, jadilah petani! Kalau ...

FIKSI | 14 August 2012 23:10

64   4   dibaca Nihil

Puisi

Itulah Keajaiban Malam Ramadan, Sayang

kapankah laylatul qadar? tanya bibir manismu. aku kelu, bibirku seperti dipaku palu. tentu tak ada di dalam tidurmu, sayang. jawabku setelah beku berlalu. ia seperti mimpi yang keluar ...

FIKSI | 14 August 2012 19:27

78   0   dibaca Nihil

Puisi

Oviture

/1 bismillah aku berangkat kembali bersama kereta yang lama terhenti selepas sepi mendunia di sajadah kertas dan kata walau hidup nyaris terjebak benda-benda bismillah dengan menyebut rindu yang jauh sepanjang penantian ...

FIKSI | 14 August 2012 17:55

41   0   dibaca 1 inspiratif

Dongeng

Kiai Madura dan Dua Tamu Aneh

Dahulu ada seorang Kiai Madura bernama Kiai Murtawi. Ia kiai yang sangat disegani masyarakat sekitar kampungnya. Bahkan tergolong keramat, setiap hari ada saja orang yang ...

FIKSI | 14 August 2012 12:10

257   5   dibaca 3 inspiratif

Cerpen

Rumah si

kosong ...

FIKSI | 14 August 2012 11:56

85   0   dibaca 1 inspiratif

Puisi

Bay’at Pecinta

Telah lama aku menanti sebuah detik di mana aku digubah menjadi pecinta Bukan karena sebuah masa tetapi bisikan surga yang mengudara membelai anginbumi seisinya menyampaikan engah nafas rayhan kepada karam laut ...

FIKSI | 14 August 2012 11:47

65   1   dibaca 1 inspiratif

Puisi

Ternyata Sudah Sangat Malam

ternyata sudah sangat malam aku bersama waktu bertekur sepi, bertukar mimpi detik-detik menghantarkan alur lamunku ke segala penjuru, melaju seperti dayu daun kering dalam sepoi angin kuragah asa, mungkin rembulan merapatkan ...

FIKSI | 14 August 2012 00:34

29   0   dibaca 1 aktual

Subscribe and Follow Kompasiana: