Apa yang Akan Kutulis Hari Ini?

27 Juni 2012 08:36:27 Dibaca :

Ini persoalan ide, gagasan. Kadangkala ide terasa sulit didapat. Lain kali mengalir begitu saja. Jadi, kita berada di antara ada dan ketiadaan ide. Ini menjadi persoalan serius bagi penulis. Tentu semua ingin agar selalu ada gagasan setiap kali hendak menulis. Tapi, bagaimana kalau ide-ide yang diharapkan itu tak kunjung hadir? Padahal, tangan sudah kangen menari di atas tuts laptop.


Ada banyak tips yang dikemukakan oleh para penulis berpengalaman. Kita bisa banyak belajar dari situ. Ada yang memberi tips dengan banyak membaca. Entah membaca buku, majalah, dan atau koran. Ada yang memberi tips dengan berselancar di internet, merambah kekayaan informasi dunia digital. Ada pula yang kelihatannya rada nyleneh, menasihati kita untuk jalan-jalan. Yang lain, menganjurkan kita untuk duduk menyepi dan merenung.


Nah, yang mana pun dipilih tak menjadi persoalan. Yang terpenting, kita berhasil mengundang sang ide itu datang mendekat. Sebenarnya, banyak sekali hal yang kita alami sepanjang hari yang bisa kita tulis. Misalnya, apa aktivitas unik yang kita lakukan di pagi hari? Atau, bagaimana kita menjaga kebugaran tubuh setiap hari? Ketika berbelanja ke pasar, misalnya, mungkin ada keributan kecil gara-gara ulah pencopet. Ini pun bisa dijadikan bahan tulisan. Atau, Anda punya sebuah tips merawat tanaman anggrek? Itu hanya sedikit contoh yang bisa dijadikan bahan tulisan.


Selain itu, kita pun bisa mengadopsi informasi dari berbagai media massa cetak dan media online. Hanya, jangan mengandalkan informasi itu saja, beri juga pendapat Anda. Kalau dia berupa masalah, Anda bisa mengajukan solusinya. Contoh, soal RSBI yang kontroversial di mata sejumlah kalangan. Angkat masalah itu dan berikan solusi terbaik versi Anda. Contoh lainnya, isu plagiarisme di dunia pendidikan, Anda bisa menyampaikan solusinya, sesederhana apapun.


Kita bisa menemukan banyak hal untuk ditulis, mulai dari bangun pagi hingga menjelang tidur di malam hari. Mulai dari topik ringan hingga yang berat. Satu hal yang pasti, makin luas dan dalam penguasaan kita dalam suatu bidang, tulisan kita cenderung makin berbobot. Tetapi, jangan terlalu khawatir. Tulis saja dengan niat baik dan dengan bahasa tulis yang baik. Berikan kesempatan pembaca untuk menikmati dan menilainya. Yang penting, kita bisa berkontribusi untuk masyarakat pembaca melalui media ini.


Jangan ragu menulis. Menulislah terus. Teruslah menulis hal-hal yang menurut kita penting dan perlu diketahui pembaca. Dengan begitu, kita sudah berkontribusi bagi banyak orang. Ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, sekecil apapun itu.


Salam menulis.


( I Ketut Suweca, 27 Juni 2012).

I Ketut Suweca

/economist-suweca.blogspot.com

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Membaca dan menulis adalah minatnya yang terbesar. Kelak, ingin dikenang sebagai seorang penulis.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?