Ebwien
www.kompasiana.com/ebwien
| Tulisan | : | 20 artikel |
| Komentar | : | 261 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
Rindu ini delemaku Rindu kepada yang pernah menjadi singgah dalam hatiku Aku rindu… Aku merindumu.. Meski sekarang kamu tiada pernah peduli lagi padaku Mungkin rasamu telah larut entah kemana perginya Atau ...
entahlah 24 maret 2013 bisa jadi hari yang indah 24 maret 2013 juga bisa menjadi hari yang menyebalkan ketika hati terasa gusar ketika diri merasa tersisihkan tapi aku harus berbuat ...
bungaku hilang, bungaku pergi, sang anggrek yang selalu aku kagumi, dan ku nanti telah meninggalkanku sendiri mungkin aku memang “gak banget” buatmu tapi kenapa baru sekarang kamu jujur ...
Siapa yang tidak kenal Facebook, sebuah aplikasi jejaring sosial yang sangat populer diberbagai penjuru dunia, tidak memandang usia status golongan ras maupun agama, seolah menjadi ...
kisruh sepak bola di tanah air… pasti semua sudah tau khususnya pecinta atau bahkan pecandu bola tanah air, sangat menarik untuk di cermati berbagai macam ...
aku tidak boleh lari…. biarkan semua ini menjadi terbiasa bagiku karena, ada dan tiada itu sama saja dan itu sudah terbukti adanya sudah saatnya berteman dengan kegagalan sudah saatnya bersahabat ...
dulu…… kini…… nanti…. hanya kamu yang selalu ku nanti bukan dia dan mereka membahana….. bergema…… berkumandang….. tapi tak cukup untuk menakhlukan hatimu yang ada hanya pasrah yang ada hanya kata terserah melihatmu tertawa “cukup” bagiku melihatmu bahagia, ...
Dulu…. kompasiana terutama dikanal bola sebagai tempat wisataku didunia maya yang sangat asik, nyaman dan murah meriah, yach…. itung itung melepas lelah sambil membaca opini ...
tanpa sadar engkau telah pergi jauh tapi tanpa lelah hati ini masih selalu menanti dan itu pun tak terpikirkan olehku tentang bergantinya malam atas siang serta pergantian siang ...
kau… lagi lagi dan lagi selalu kau anggrek tidak kah kau bosan dengan ku untuk sekejap saja pergi dari pikiranku seolah kau menari nari tiada henti, tidak capek ...