Calon dari Langit, Strategi Gagal SBY

23 September 2016 23:32:03 Diperbarui: 24 September 2016 01:03:13 Dibaca : Komentar : Nilai :

Tidak mendapatkan respon yg diharapkan setelah kemarin menggulirkan wacana Ibu Ani akan maju di pilpres 2019, kali ini SBY melakukan 'Taste The Water' jilid 2, yaitu memberi mandat kepada Agus bertarung di Pilkada DKI.
Pak SBY nampaknya masih bersikukuh tidak akan mewariskan Demokrat kepada orang di luar Cikeas.

Namun kali ini bukan sekedar Taste The Water biasa. Beliau membaca situasi dan memanfaatkan momentum bahwa sejatinya Pilkada DKI bukanlah pertarungan antar cagub yang didaftarkan, melainkan pertarungan antara Ahok dan Lawan Ahok, siapapun itu.

Jadi walaupun saat ini terlihat seperti cagub 'unyu-unyu', bukan berarti poros Cikeas tidak berharap menang. Mereka akan berharap pilkada berjalan dua putaran dan mati-matian lolos di putaran pertama. Setelah itu mereka akan merangkul tim yang kalah untuk bersama- sama menyatukan kekuatan melawan Sang petahana yang kontroversial, Ahok.

Itung-itung sekalian membawa misi mendongkrak popularitas si 'Calon dari Langit' ini buat pilpres di 2019 nanti juga.

Tapi sayang sungguh disayang, tadinya mereka optimis dengan misi ini ketika melihat calon dari kubu sebelah yang sejak awal udah dideklarasikan sebagai 'Sang Penantang Petahana : Sandiaga Uno'.
"11-12 ama calon kita" (kira-kira begitu kali ya..)

Namun situasi berubah ketika formasi yang didaftarkan menjadi Anies Baswedan - Sandiaga. Ini serta merta menjadikan calon kubu Cikeas menjadi Underdog diantara ketiganya.
Harus diakui Anies punya kans yang besar menyulitkan Ahok di Pilgub kali ini. Bahkan dibanding Yusril, Ahmad Dhani, dan Ust. Yusuf Mansyur, Sang Cendikiawan ini memiliki tingkat popularitas yang jauh lebih tinggi.

Terlepas dari popularitas Ahok masih tetap yang tertinggi, harus kita akui walaupun mungkin tidak banyak , pendukung Ahok pasti ada yang kecewa atau bahkan galau ketika mengetahui pencalonan mantan Menteri Pendidikan ini.

Kembali ke Calon dari Langit, peluang satu-satu nya adalah berharap Agus mampu membalikkan prediksi si penulis status ini serta membuktikan diri bahwa Underdog juga bisa naik kelas lewat program-program ciamik yang hendak ditawarkannya kepada rakyat DKI.

Saya mah tetap mendoakan semoga aja banyak yang percaya dan bergumam "betul, betul, betul" ala Upin dan Ipin. Karena kalo boleh jujur, sebagai adik Ahok Lain Bapak lain Emak, saya lebih takut sama Anies Baswedan dibanding Paduka Calon Dari Langit.

Hoaaammm ngantukkk...
Modom ma jo.. 😪😪😪😪

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Featured Article