Media

Hal Misterius di Kegelapan Langit

14 September 2017   15:49 Diperbarui: 14 September 2017   16:09 98 0 0
Hal Misterius di Kegelapan Langit
Ilustrasi: nasa.gov

Saat malam hari, apa yang dapat kita lihat di langit? Pastinya kita semua akan melihat area yang sangat gelap, terkadang juga disertai oleh bulan dan kelap-kelip cahaya bintang. Namun, apakah di langit yang kita lihat hanya ada ruang kosong dan bintang? Tentu saja tidak. Langit kita menyimpan sangat banyak misteri. Mungkin saja misteri yang sudah ditemukan oleh para peneliti hanyalah secuil dari banyaknya peristiwa yang terjadi di luar angkasa. Bisa saja saat kita melihat langit malam, terdapat lubang hitam di sana tanpa kita sadari. Sebab, memang lubang hitam tak dapat dilihat dengan mata telanjang manusia.

Seiring berkembangnya pengetahuan dan teknologi, para peneliti dapat lebih mudah menemukan dan mempelajari berbagai hal misterius yang terjadi di alam semesta. Salah satunya adalah black hole atau lubang hitam. Lubang hitam mungkin sering terdengar di telinga banyak orang. Namun, tak banyak dari mereka yang tahu apa itu lubang hitam sebenarnya?

Lubang hitam adalah bagian ruang dan waktu yang gravitasinya sangat kuat. Benda ini disebut lubang hitam karena dapat menghisap benda apapun di sekitarnya termasuk cahaya. Hal ini pula yang menyebabkan area di sekeliling lubang hitam nampak hitam dan gelap. Seperti yang kita ketahui saat ini, cahaya memiliki kecepatan yang paling besar dibanding materi lain. Sehingga, dibutuhkan kecepatan yang lebih besar dari cahaya untuk dapat lolos dari hisapan lubang hitam.

Bagaimana lubang hitam dapat terjadi?

Ketika bahan bakar hidrogen pada bintang sudah habis menjadi helium karena proses fusi, bintang akan menjadi lebih dingin dan kekuatan gravitasi bintang akan membesar. Sehingga lapisan luar bintang tertarik ke inti atau pusat bintang. Bintang yang mati ini bisa menjadi bintang kerdil putih, bintang neutron, pulsar, lubang hitam, dan sebagainya tergantung besar massa yang dimilikinya. Lubang hitam sendiri, merupakan tahap akhir dari kematian bintang raksasa yang mempunyai massa 10 sampai 15 kali lipat dari matahari.

Saat bintang tersebut mati dan gravitasinya semakin kuat, inti bintang yang mendapat tekanan tinggi akan membesar menjadi raksasa merah atau biasa disebut red giant. Saat itu, pusat bintang akan mengalami pengerutan yang membuatnya semakin rapat dan panas. Hingga akhirnya, proses pembakaran di inti bintang tak ada lagi saat bintang hanya tersisa sebagai besi. Suhu di pusat bintang juga akan naik drastis, lalu pusat bintang mengalami tekanan dan mengecil. Namun, setelah itu energi akan ditransfer dan segera berkembang menjadi super raksasa (super giant) secara tiba-tiba. Energi yang ditransfer ke selubung bintang akan memicu ledakan supernova yang sangat dahsyat, besar, dan terang.

Setelah terjadi supernova, semua materi bintang akan menyusut. Akibatnya hanya tersisa ruangan kecil dengan gravitasi yang sangat kuat. Materi inilah yang kita kenal sebagai lubang hitam. Semakin besar massa lubang hitam, akan semakin besar gravitasinya. Lubang hitam juga dapat membesar apabila cukup dekat atau bertabrakan dengan lubang hitam yang lain karena dapat terjadi aksi saling tarik menarik yang membuatnya menjadi menyatu.

Meskipun lubang hitam terdengar sangat berbahaya dan mengerikan, kita tak perlu khawatir. Sebab, lubang hitam akan menjadi berbahaya jika berada dalam radius sekitar 22.530 kilometer darinya. Sedangkan, lubang hitam terdekat di bumi saat ini adalah Lubang Hitam X-1 yang berjarak 6000 tahun cahaya atau sekitar 56.400 triliun kilometer.


Daftar Pustaka: